Jakarta (beritajatim.com) – Ong Kim Swee, sosok yang telah lama dikenal sebagai salah satu pelatih paling berpengaruh di sepak bola Malaysia, kini resmi melanjutkan kariernya di Indonesia dengan bergabung bersama Persik Kediri untuk menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2025/2026.
Lahir di Melaka, Malaysia, pada 11 Desember 1970, Ong Kim Swee memulai kiprahnya di dunia sepak bola sebagai gelandang yang bermain untuk sejumlah klub Malaysia seperti Malacca, Sarawak, dan Sabah pada era 1990-an.
Karier bermainnya sempat bersinar bersama Sabah, di mana ia meraih trofi Piala FA Malaysia tahun 1995 dan menjuarai Liga M tahun 1996.
Sayangnya, cedera memaksanya pensiun lebih awal pada tahun 1998. Namun, keputusannya untuk meninggalkan lapangan hijau tidak menghentikannya dari memberi kontribusi besar untuk sepak bola Malaysia — kali ini dari sisi pinggir lapangan sebagai pelatih.
Karier kepelatihan Ong dimulai pada tahun 2004 dengan melatih Malacca FA. Namanya mulai melambung ketika dipercaya menangani tim muda Malaysia, Harimau Muda A, pada tahun 2009. Di bawah arahannya, tim tersebut menjuarai Liga Premier Malaysia dan menjadi cikal bakal regenerasi sepak bola Malaysia saat itu.
Sukses di level junior membawanya menangani Tim Nasional Malaysia U-23 yang berlaga di Kualifikasi Olimpiade 2012 dan SEA Games 2011. Puncaknya, Ong membawa Malaysia meraih medali emas di SEA Games 2011 dan medali perak pada edisi 2017 saat bertindak sebagai tuan rumah.
Ia juga sempat menjadi pelatih kepala Tim Nasional Malaysia senior dari 2015 hingga 2017. Meski menghadapi tantangan besar dan tekanan tinggi di level tersebut, Ong tetap dipertahankan untuk membangun fondasi jangka panjang tim nasional.
Setelah itu, Ong menjabat sebagai direktur teknis FAM dan kembali ke level klub bersama Sabah FC. Di bawah arahannya, Sabah tampil konsisten dan finis di peringkat ketiga Liga Super Malaysia musim 2022 dan 2023, serta berhasil melaju hingga semifinal zona ASEAN di AFC Cup 2023/24 — pencapaian bersejarah bagi klub asal Borneo tersebut.
Pada akhir November 2024, Ong Kim Swee memulai petualangan barunya di Indonesia dengan menangani Persis Solo. Namun, hanya berselang satu musim, pelatih berlisensi penuh ini resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Persik Kediri untuk musim 2025/2026.
Kehadiran Ong di Kediri dinilai sebagai langkah strategis manajemen Persik untuk membangun tim yang kompetitif dan profesional. Dengan pengalamannya di level internasional serta reputasi sebagai pengasah pemain muda, Ong diharapkan mampu membawa Persik tampil stabil dan bersaing di papan atas Liga 1.
Tak hanya di Malaysia, nama Ong Kim Swee juga mendapat pengakuan di kancah sepak bola Asia Tenggara. Ia dikenal sebagai pelatih yang disiplin, memiliki visi permainan modern, serta berani memberikan kesempatan kepada pemain muda berbakat. Gaya kepemimpinannya yang tenang namun tegas membuatnya disegani oleh pemain maupun rekan sesama pelatih.
Beberapa prestasi yang menegaskan kredibilitas Ong antara lain:
* Juara Malaysia Premier League 2009 bersama Harimau Muda
* Emas SEA Games 2011 dan Perak SEA Games 2017 bersama Malaysia U-23
* Merdeka Tournament 2013
* Piala Thanh Niên U-21 Vietnam 2012
* Semifinalis ASEAN AFC Cup 2023/24 bersama Sabah FC
Kini, publik Kediri menaruh harapan besar pada sosok Ong Kim Swee. Dengan rekam jejak panjang, pengalaman regional, dan etos kerja tinggi, pelatih berusia 54 tahun ini diharapkan mampu membawa Persik Kediri bersinar kembali di kancah tertinggi sepak bola nasional. [faw/suf]






