Surabaya (beritajatim.com) – Pada area kewanitaan terdapat beberapa bagian, seperti vagina, labia mayora, labia minora, hingga vestibulum. Semua itu tentu harus bisa dibedakan karena memiliki fungsi masing-masing.
Salah satu yang tak kalah penting ialah wanita dianugerahi bagian tubuh yang spesial, yakni klitoris. Daerah kewanitaan yang berbetuk agak bulat menyerupai tombol ini menjadi salah satu hal yang paling sensitif.
Mungkin Jika dianalogikan pada organ seksual pria, seperti halnya bagian ujung penis yang mempunyai sifat cukup sensitif. Hal ini terjadi dikarenakan banyaknya saraf yang berkumpul pada bagian tubuh tersebut.
Tak ayal jika khususnya seorang wanita perlu mengetahui fungsi klitoris. Hal Ini cukup penting karena rangsangan yang dilakukan pada titik sensitif tersebut dapat membuat wanita orgasme saat berhubungan seks.
Jika dalam fase stimulasi dan perangsangan baik, tentu pada fase selanjutnya, yakni orgasme bisa menjadi lebih mudah. Selain itu, jika pada fase ini baik maka seseorang dapat terhindar dari gangguan nyeri seksual.
Jika fase perangsangan terganggu hingga muncul rasa nyeri ketika berhubungan seks, tentu saja hal tersebut membuat tidak nyaman. Keinginan untuk berhubungan seksual pun jadi menurun karena rasa sakit dan lain sebagainya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”kesehatan”]
Maka baik perempuan maupun laki-laki sebenarnya harus sadar dan peduli tentang fungsi seksualnya. Tidak hanya sebatas untuk melakukan tugas istri, hingga kemudian menganggap hal tersebut tabu untuk dibicarakan.
Jika ada gangguan atau kesulitan dalam berhubungan seksual sebaiknya dibicarakan dengan pasangan. Bahkan tak perlu malu untuk berkonsultasi atau mencari pertolongan. (fyi/ian)






