Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menargetkan pembangunan Sentra PKL (Pedagang Kaki Lima) di Eks RSUD, Jl Kesehatan, tuntas pada akhir 2021 mendatang.
Terlebih saat ini, pembangunan Sentra PKL tersebut juga dilakukan sebagai upaya untuk memberikan fasilitas terbaik bagi masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Menengah, Mikro dan Menengah (UMKM) di wilayah setempat.
Sehingga pemerintah berinisiatif memusatkan mereka di satu tempat, tentunya dengan beragam fasilitas memadai, serta membuat para pedagang merasa nyaman dalam melakukan segala aktivitas transaksi ekonomi.
“Kalau target (Sentra PKL tuntas) bulan November 2021. Tapi karena keadaan sekarang tidak menentu, kami tidak bisa memprediksi secara pasti, karena keadaan seperti ini,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pamekasan, Abdul Fatah, Sabtu (21/8/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-pamekasan”]
Sejatinya segala persiapan Sentra PKL sudah dinyatakan matang, sekalipun masih ada beberapa pengerjaan pembangunan yang saat ini masih dalam tahap atau proses lelang. “Sekarang yang sudah selesai itu bagian bawah, nanti baru kita bangun bagian atap,” ungkapnya.
“Jadi kita target akhir tahun setelah pembangunannya selesai langsung dioperasikan. Sehingga begitu tempat tersedia, kita bisa langsung gunakan dengan baik,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan dan Pengembangan UMKM Pamekasan.
Sebelumnya Bupati Pamekasan, Badrut Tamam meminta stakeholders terkait agar segera merampungkan pembangunan Sentra PKL di Jl Kesehatan. Apalagi pembangunan tersebut sudah dikerjakan sejak 2020 lalu.
Terlebih bupati muda yang akrab disapa Mas Tamam, juga menginginkan pembangunan Sentra PKL rampung sebelum pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIX Jawa Timur Tahun 2021. Apalagi pada momentum tersebut, Pamekasan diplot sebagai tuan rumah. [pin/ted]






