Tuban (beritajatim.com) – Pekerja seni pembuat ogoh-ogoh di Kabupaten Tuban laris manis saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80.
Salah seorang seniman pengrajin patung, Janjang Berdikari mengatakan bahwa perayaan HUT Kemerdekaan tahun ini banyak penyewa ogoh-ogoh. Sehingga, pihaknya membuat karya ogoh-ogoh dengan nama Anoman Rahwana.
“Tahun ini hanya buat ogoh-ogoh saja, sama kereta, tapi kemarin ada pemesanan sepeda hias dengan patung 9 kuda,” ujar Janjang Berdikari. Jumat (29/08/2025).
Laki-laki yang akrab disapa Abah Janjang ini hanya membutuhkan waktu selama 20 hari saja untuk membuat ogoh-ogoh Anoman dengan berat hampir 2 Kwintal itu.
“Tidak ada kendala, sudah biasa membuat patung atau seni ogoh-ogoh seperti ini,” terang Abah Janjang.
Ia dikenal sebagai seniman patung yang sudah melegenda namanya, Abah Janjang pembuat patung 9 kuda ikon Tuban di jalan Sleko Tuban, termasuk patung kepiting ikon Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, serta pembuat patung Shio setiap tahunnya di Klenteng terbesar se-Asia Tenggara itu.
“Saya bergelut di dunia seni patung sudah dari tahun 1987 dan sampai sekarang,” ucap Abah Janjang.
Lanjut, ia juga menambahkan, menerima pemesanan pembuatan patung atau seni ogoh-ogoh, hanya membutuhkan biaya dari Rp 5 juta hingga Rp 12 juta saja. Sedangkan, untuk sewa dari mulai Rp 700 ribu. Namun, harus diambil sendiri oleh penyewa.
“Kalau tahun ini lebih banyak penyewa, kayak ogoh-ogoh ini disewa di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, besok Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak dan kemarin di Desa Penambangan, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban,” imbuhnya.
Meski begitu, Abah Janjang mengungkapkan bahwa masih banyak pemesanan sebelum masa Covid-19, sejak saat Covid tersebut hingga saat ini, banyak berkurang. [dya/aje]






