Gresik (beritajatim.com)- Pembangunan tiga tower Islamic Center di Kecamatan Balongpanggang, Gresik, sempat mangkrak selama 3 tahun. Setelah terbengkalai, tahun ini Pemkab Gresik menggelontorkan anggaran sebesar Rp 7,5 miliar untuk finishing satu tower. Sedangkan dua tower sisanya dianggarkan tahun depan.
Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik, Ida Lailatus Sadiyah menuturkan, tahun ini pihaknya hanya mengerjakan satu tower saja. Hal itu dikarenakan anggarannya terbatas. “Nantinya satu tower diselesaikan dulu. Selanjutnya tahun depan dua tower segera diselesaikan,” tuturnya, Senin (23/10/2023).
Saat ini lanjut Ida, pekerjaan Islamic Center telah memiliki progres sebesar 65,55 persen. Artinya, dari prosentase itu memiliki deviasai 1,09 persen. “Sebelum akhir tahun ini satu tower selesai. Ini sedang mengerjakan rangka dan interior,” ujarnya.
Ida menambahkan, bangunan tersebut akan dimanfaatkan. Pasalnya, akan mubazir apabila tidak dilanjutkan karena telah berdiri tiga tower namun belum bisa digunakan. “Tahun depan untuk penyelesaian dua tower dianggarkan lagi supaya tuntas dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” imbuhnya.
Di tahun 2024 mendatang, pekerjaan akan menyasar fasade atau wajah dua tower dan interior satu tower. Selain itu, pagar pembatas juga akan dikerjakan di tahun depan.
Seperti diketahui, tiga tower Islamic Center itu akan memiliki fungsi masing-masing. Satu tower akan digunakan untuk masjid. Sementara dua tower untuk art science dan perpustakaan. Bangunan tersebut direncanakan akan bernama Gresik Universal Science. [dny/kun]
BACA JUGA: Polisi Gresik Gelar Patroli Skala Besar






