Nganjuk (beritajatim.com) – Wakil Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor M. Hasan Bisri menyampaikan Konfercab XX GP Ansor Kabupaten Nganjuk pada Senin (23/12/2024) lalu, sudah menyepakati hasil bahwa Hamid Muzakki terpilih Ketua PC GP Ansor Nganjuk, untuk periode selanjutnya 2024 – 2028.
Hal itu disampaikan oleh M. Hasan Bisri, setelah muncul kabar pelaksanaan Konfercab berlangsung panas dan forum terpaksa deadlock.
“Secara de facto, sesuai dengan prosedur. Konfercab (Nganjuk) sudah selesai untuk pemilihan ketua. Tinggal pembentukan tim formatur,” kata Hasan Bisri, Minggu (29/12/2024).
Bisri juga menjelaskan, meskipun ada beberapa pihak yang tidak terima dengan hasil Konfercab PC GP Ansor Nganjuk kali ini dan diwarnai sejumlah gugatan. Bisri bilang, dirinya siap untuk memfasilitasi.
“Kalau pun ada gugatan karena tidak puas dengan hasil Konfercab, kami siap memfasilitasi untuk bertemu dengan pimpinan pusat karena itu hak dari anggota, pengurus ranting, pengurus PAC,” ucap dia.
Diketahui, dalam pelaksanaan Konfercab tersebut mekanisme pemilihan disepakati dua tahap yakni musyawarah mufakat dan voting jika musyawarah tidak tercapai.
Sesuai tata tertib yang telah disepakati Ketua dapat langsung ditetapkan jika memperoleh rekomendasi atau dukungan minimal 50 + 1 atau minimal mendapatkan rekomendasi 126 dari total 250 peserta (PAC dan Ranting).

Dan dalam hal ini, Hamid Muzakki mendapatkan dukungan signifikan dari PAC dan ranting dengan memperoleh rekomendasi dari 7 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan 131 ranting atau setara dengan 138 dukungan.
Sehingga dengan jumlah ini Hamid Muzakki melampaui syarat minimal 50% + 1 atau minimal mendapatkan rekomendasi 126 dari total 250 peserta (PAC dan Ranting). Hingga Hamid Muzakki ditetapkan pemimpin sidang, terpilih.
Sementara, dua kandidat lainnya yakni M. Nasih dan M. Bagus Wahyudi masing-masing mendapatkan dukungan kurang dari 50 persen. Rinciannya M. Nasih mendapat rekomendasi dari 3 PAC dan 44 ranting dengan total 47. Kemudian, M Bagus Wahyudi mendapatkan rekomendasi dari 4 PAC dan 48 ranting total 52 dukungan.
Hamid Muzakki selanjutnya ditetapkan sebagai Ketua PC GP Ansor Kabupaten Nganjuk periode 2024–2028 berdasarkan musyawarah mufakat. [ama/but]







18 Komentar
Trus permainkan terus saja… ada 3 calon yang diinginkan ranting dan PAC adalah pilihan, dan rekom yang diberikan ranting dan PAC itu hanya untuk pendaftaran calon tersebut. Bukan aklamasi trus yang diinginkan, sudah 4 periode Ansor Nganjuk Selalu Aklamasi, mereka ingin pemilihan secara demokratis, dimintak buka Rekom juga ndak mau. Karena kamu tau ketika ada rekom double maka akan ditanyakan ulang ke Pembuat rekom dan pasti bukan ke Boneka itu.
Permainkan trus pak… dan tunggu balasan yang diterima Kepadamu dan keluargamu karena berani mempermainkan Ansor dan NU.
Sudah cukup Ansor Nganjuk dibodohi oleh nafsu sepihak. Banyak kader ansor nganjuk yang aktif dibuang begitu saja karena nafsu kekuasaan. Gelombang arus bawah akan bergerak demi keadilan & martabat ansor. #AnsorNganjukSedangTidakbaikbaiksaja
Cara komennya gimana to, aku ko gak bisa
Siapa yang bisa bertahan, dia yang akan menjadi pemenang.
~Charles Darwin
Bener” Milih menang sendiri kami ingin pemilihan ketua secara coblosan bukan aklamasi
Pemilihan ketua organisasi itu secara demokrasi bukan paksaan
M. Hasan Bisri, sebagai pimpinan sidang, kalau mau jujur & memepertimbangkan fakta persidangan serta dinamika persidangan, saya yakin tidak akan mengambil putusan seperti itu, demi perbaikan GP Ansor Nganjuk. kecuali ada tendisi lain….
kalau Secara de facto, ada catatan persidangan tidak tuntas pembahasannya. pimpinan sidang latah menetapkan ketua terpilih. kalau semua berjalan sesuai aturan pasti tidak ada masalah dalam pesidangan
PC Nganjuk sedang tidak baik2 saja, mungkinkah pac2 bs satu komando,…
Wkwkwk, kok yoo ora bosen koe² nggo dolanan organisasi..
Buat apa konferensi, kalau akhirnya ttep aklamasi ?
Buat apa ada deadline pendaftaran calon ketua kalau akhirnya tidak ada pilihan ?
Buat apa konferensi kalau pimpinan sidang sudah dikondisikan & mengondisikan untuk berat sebelah ?
Buat apa ada sidang kalau banyak interupsi dari peserta tidak di dengar ?
Sejak kapan syarat sebagai calon ketua BERUBAH menjadi syarat sebagai ketua ?
Buat apa ada Konferensi ???
Yaa Jabbar yaa Qohhar… Siapa yang macam2 dg NU akan hancur
Tunggu tanggal mainnya…
Memang, KL sudah menjadi ormas besar itu byk lhn basahnya. Ributin trus sampe nafsu tersalurkan.
Pembodohan publik
Jangan cari penghidupan di NU . kuwalat .
Aktif di NU itu dalam rangka berjuang untuk Islam . bukan berjuang untuk diri dan kelompok .
di NU itu memberi bukan ingin mendapatkan .
Ayo belajar berjuang . belajar ihlas .
bila M. Hasan Bisri sebagai pimpinan sidang mau jujur dan mempertimbangkan fakta dan dinamika persidangan tanpa ada tendensi apapun kecuali ingin GP Ansor lebih baik, saya yakin tidak mengambil putusan seperti itu.
dan seandainya itu benar benar ada tendensi lain maka, menurut saya batal baitnya.
Ketua Pesanan bos
Permainan yg terbaca
Pkok klw yg dukung maruf Psti jadi,ðŸ¤