Surabaya (beritajatim.com) — Mahasiswa Magister Keperawatan angkatan M19 peminatan Manajemen Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa Seminar dan Workshop Keperawatan dengan tema “Optimalisasi Peran Kepala Ruangan dan Katim dalam Melaksanakan Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) dengan Aplikasi Microsite”. Kegiatan yang digelar di Rumah Sakit Al Irsyad Surabaya ini diikuti oleh para kepala ruangan, ketua tim, dan perawat pelaksana dari beragam unit pelayanan.
Acara dibuka oleh Direktur RS Al Irsyad Surabaya, dr. Moh. Badrus Sholeh, M.Kes., FISQua, yang menyampaikan dukungannya terhadap upaya peningkatan mutu pelayanan keperawatan melalui pemanfaatan teknologi digital. Menurutnya, penerapan MAKP yang lebih optimal akan selaras dengan motto rumah sakit “Layananku Adalah Ibadahku”, sehingga pelayanan kepada pasien dapat dijalankan dengan lebih maksimal dan profesional.
Pada sesi seminar, peserta menerima materi mengenai konsep penerapan MAKP yang disampaikan oleh Ns. Zainal Abidin, S.Kep., M.Kep, Dosen Fakultas Keperawatan Unair sekaligus Kepala Seksi Pelayanan Keperawatan RS Unair. Dalam paparannya, Zainal menekankan peran strategis kepala ruangan dan ketua tim dalam mengoordinasikan pelayanan keperawatan, termasuk tantangan implementasi MAKP di era digital. Ia juga menggarisbawahi pentingnya kepemimpinan klinis, supervisi yang efektif, serta budaya keselamatan pasien sebagai fondasi dalam penguatan sistem asuhan keperawatan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan workshop penggunaan aplikasi Microsite yang dipandu oleh mahasiswa Magister Keperawatan M19. Aplikasi ini dikembangkan untuk mempermudah proses pelaporan, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan MAKP, baik terkait data pasien maupun SDM perawat dan bidan di masing-masing unit. Para peserta berkesempatan melakukan simulasi langsung mulai dari pengisian data, analisis, hingga pelaporan capaian kinerja. Antusiasme peserta tampak melalui diskusi aktif, tanya jawab, dan praktik intensif sepanjang sesi workshop.
Suasana kebersamaan dan kolaborasi terlihat jelas dalam sesi foto bersama yang melibatkan seluruh peserta, mahasiswa, pemateri, serta para pembimbing. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam peningkatan mutu pelayanan keperawatan serta memperkuat kemampuan manajerial kepala ruangan dan ketua tim di lingkungan RS Al Irsyad Surabaya.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini sekaligus menjadi wujud komitmen Universitas Airlangga dalam memberikan kontribusi positif bagi dunia keperawatan, khususnya di bidang manajemen keperawatan. Melalui program pendidikan dan pengabdian masyarakat, Unair berupaya menghasilkan pemimpin keperawatan yang profesional, mendorong transformasi pelayanan melalui penerapan teknologi informasi, serta meningkatkan mutu asuhan dan sistem manajerial di fasilitas pelayanan kesehatan. Selain itu, kegiatan seperti ini juga memperkuat kemitraan antara akademisi dan praktisi, sehingga ilmu yang diperoleh di bangku pendidikan dapat terimplementasi secara nyata di lapangan.
Dengan terselenggaranya seminar dan workshop ini, mahasiswa Magister Manajemen Keperawatan M19 Universitas Airlangga berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu layanan keperawatan dan memperkuat kapasitas manajerial tenaga keperawatan di RS Al Irsyad Surabaya. Universitas Airlangga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan dampak positif bagi dunia kesehatan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. (aga/ted)






