Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kembali menyematkan tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Jawa Timur pada Senin (18/8/2025). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian para ASN yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun.
Dalam prosesi penyematan yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa terima kasih dan selamat kepada seluruh ASN yang menerima lencana. Ia juga menegaskan bahwa lencana ini adalah tanda penghormatan langsung dari Presiden RI atas dedikasi mereka.
“Terima kasih semuanya. Selamat, ini tanda penghormatan dari Presiden Republik Indonesia (RI) Satya Lenjana Karya Satya baik untuk 10 tahun, 20 tahun maupun 30 tahun masa kerja,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Senin (18/8/2025) siang.
Khofifah menyebutkan bahwa momen ini terasa sangat spesial baginya karena ia bisa berinteraksi lebih dekat dengan para ASN. Ia bahkan berkelakar bahwa biasanya sulit bagi para ASN untuk bertemu langsung dengannya, tetapi pada acara ini, jaraknya dengan mereka hanya sekitar 30 sentimeter.
Suasana hangat dan akrab ini terasa begitu istimewa, dan Khofifah mengaku sangat menikmati momen tersebut. Melalui interaksi yang intim ini, ia dapat menyampaikan rasa terima kasihnya secara langsung dan lebih personal kepada setiap ASN.
“Panjenengan kalau menghadap gubernur pasti susah. Tapi saya hari ini menghadap panjenengan semua,” ujarnya, yang disambut dengan senyum dan tawa.
Pada kesempatan itu, Khofifah kembali menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi dan pelayanan yang telah diberikan oleh para ASN di semua sektor. Ia berterima kasih atas kerja keras mereka dalam melayani masyarakat.
“Dan setiap yang saya sematkan, ada terima kasih kami. Terima kasih atas dedikasi panjenengan semua di sektor apapun. Maturnuwun semuanya,” ucap Khofifah penuh rasa syukur.
Untuk diketahui, pemberian Satya Lencana Karya Satya ini tidak hanya menjadi simbol penghargaan, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat hubungan antara pemimpin dan aparatur, serta memperkuat semangat pengabdian demi kemajuan Jawa Timur. [ram/beq]








