Surabaya (beritajatim.com) – AFC Wimbledon merupakan sebuah klub sepakbola yang berbasis di Merton, wilayah Kota London. Klub ini sendiri dibentuk pada tahun 2002 oleh para suporter klub setelah klub aslinya, FC Wimbledon berpindah tempat ke Milton Keynes, sebuah kota di Buckinghamshire dan berganti nama menjadi Milton Keynes Dons (MK Dons).
Kala itu ditahun 2002, pihak FA menyetujui proposal perpindahan klub FC Wimbledon ke kota baru Milton Keynes setelah pemilik klub Charles Koppel berupaya mencari cara ditengah ancaman kebangkrutan yang dialami pihak klub. Kondisi ini membuat pihak suporter klub melancarkan aski protes secara besar-besaran kepada manajemen klub menyikapi perpindahan klub kebanggaan mereka.
[berita-terkait number=”5″ tag=”sepak-bola, sepakbola”]
Diinisasi oleh Kris Stewart selaku perwakilan dari pihak suporter, dibentuklah AFC Wimbledon dengan terlebih dahulu melakukan proses seleksi pemain pada 29 Juni 2002. AFC Wimbledon kemudian mengawali sepak terjangnya di kancah sepakbola Inggris dengan mengikuti kompetisi Combined Counties League tahun 2002.
Selama periode 2002 hingga 2011, AFC Wimbledon menorehkan prestasi secara cepat dengan promosi ke Isthmian League tahun 2004, berlanjut Conference South tahun 2008, dan Conference Premier tahun 2009. Hingga akhirnya pada tahun 2011, mereka memastikan kembali ke Football League setelah menang adu pinalti 4-3 atas Luton Town.
Kisah manis ini terus berlanjut di Football League. Tahun 2016 lalu, AFC Wimbledon berhasil meraih tiket promosi dari League Two ke League One. Kemenangan atas Plymouth Argyle di Wembley dengan skor 2-0 menjadikan AFC Wimbledon kini bermain di League One. Yang menarik, perjalanan manis AFC Wimbledon ini disertai dengan kembalinya mereka ke kendang lamanya, Plough Lane setelah sekian lama bermain di Kingsmeadow.
Plough Lane merupakan kendang AFC Wimbledon mulai 1912 hingga 1991. Saat itu klub ini masih bernma FC Wimbledon. Namun setelah tahun 1991, mereka memindahkan kandangnya di stadion milik Crystal Palace, Selhurst Park. Plough Lane kemudian dirobohkan tahun 2002 menjadi perumahan warga. Kini New Plough Lane telah resmi dibangun berdasarkan dana kolektif yang terkumpul dari berbagai kalangan mulai suporter dan stakeholder yang peduli dengan jejak sejarah AFC Wimbledon.
New Plough Lane secara resmi dibuka tanggal 3 November 2020 dengan manmpilkan pertandingan antara AFC Wimbledon dengan Doncaster Rovers yang berkesudahan imbang 2-2. Kapasitas New Plough Lane saat ini adalah 9.215 terdiri atas tempat duduk dan tribun berdiri. [adn/bjo]






