Banyuwangi (beritajatim.com) – Momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Banyuwangi menjadi ajang pamer inovasi sekolah. Sejumlah sekolah menampilkan berbagai inovasi unggulannya di hadapan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Inovasi itu meliputi hasil karya, modifikasi elektronik dan otomotif hingga seni budaya.
Salah satunya inovasi modifikasi motor listrik milik SMK Negeri 1 Glagah. Motor listrik yang semula beroda dua, dimodifikasi dengan menambah satu roda sehingga cocok untuk kalangan penyandang disabilitas.
Bahkan, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mencoba langsung motor karya pelajar SMK tersebut. Tak hanya itu, Bupati Ipuk bahkan melakukan test drive motor tersebut hingga menuju ke Lounge Pemda Banyuwangi.
“Inovasi-inovasi yang selama ini dijalankan, kita pertajam lagi dengan Rindu Bulan, harapannya rata-rata lama sekolah dan rata-rata harapan sekolah di Banyuwangi terkerek naik. Kami memfasilitasi anak-anak usia sekolah maupun warga dewasa yang belum sempat menuntaskan pendidikan hingga setara SMA,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Selasa (2/5/2023).
https://beritajatim.com/olahraga/pembagian-dana-hibah-koni-banyuwangi-proporsional/
Selain itu, ada pula inovasi lain yang diciptakan oleh para pelajar ini. Di antaranya robot samurai karya siswa MTS 1 Banyuwangi. Termasuk alat pendeteksi kebakaran karya siswa SMPN 1 Banyuwangi dan masih banyak lainnya.
“Ayo coba bagaimana cara kerjanya, kalau ada asap?,” tanya Bupati Ipuk.
“Jadi alat ini bekerja dan mendeteksi kalau ada api Bu,” ucap salah seorang siswa. (rin/ted)






