Surabaya (beritajatim.com) – Setiap tanggal 5 Juni, dunia merayakan Hari Lari Sedunia atau Global Running Day. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengajak semua orang menjalani gaya hidup yang lebih aktif dan sehat, dengan berfokus pada manfaat fisik dan mental dari berlari.
Hari Lari Sedunia tidak hanya menyoroti manfaat kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental. Berlari dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan, memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan mental seseorang.
Sejarah Berlari hingga Hari Lari Sedunia
Berlari bukan sekadar gerakan kaki yang familiar. Kemampuan ini merupakan warisan evolusi yang dimiliki manusia sejak zaman nenek moyang, Australopithecus, sekitar 4,5 juta tahun lalu. Dahulu, mereka menggunakan teknik “persistence hunting” untuk berburu, mengejar mangsa berhari-hari hingga kelelahan.
Seiring waktu, kemampuan berlari tak lagi digunakan untuk berburu, melainkan menjadi hobi dan kompetisi. Hari Lari Sedunia tak hanya merayakan sejarah berlari, tetapi juga menyatukan para pecinta lari dan mendorong orang-orang untuk mencobanya.
Sementara itu, Hari Lari Sedunia awalnya dikenal sebagai National Running Day. Hari Lari Sedunia dicetuskan oleh New York Road Runners di Amerika Serikat pada tahun 2009. Keberhasilan acara perdana memicu inspirasi untuk membawanya ke kancah internasional. Kemudian pada tahun 2016, nama acara diubah menjadi Global Running Day.
Perayaan pertama Global Running Day pada 1 Juni 2016 tersebut, diikuti oleh 2,5 juta pelari dari 177 negara, dengan total jarak tempuh mencapai 14,8 juta kilometer (9,2 juta mil). Para pesertanya berbagi cerita tentang motivasi mereka, yang beragam dari menjaga kesehatan, menikmati alam, hingga berlatih maraton.
Tujuan dan Partisipasi Global
Tujuan utama Hari Lari Sedunia adalah untuk mendorong orang untuk lebih banyak berlari dan menjalani gaya hidup yang lebih aktif. Kegiatan ini tidak hanya terbatas pada berlari, namun bisa juga berjalan dengan anjing, balapan dengan anak-anak, atau berpartisipasi dalam maraton.
Salah satu inisiatif penting dari peringatan ini adalah “Million Kid Run”, yang mengajak lebih dari satu juta anak di seluruh dunia untuk berlari. Dengan menjadikan olahraga sebagai kegiatan yang menyenangkan, inisiatif ini berharap dapat menginspirasi generasi muda untuk hidup sehat dan bugar.
Cara Merayakan Hari Lari Sedunia
Hari Lari Sedunia terbuka untuk semua orang, tanpa memandang usia atau kemampuan. Kalian bisa berlari atau sekadar berolahraga ringan. Cari tahu acara Hari Lari Sedunia yang diadakan di sekitar kalian dan bergabunglah! Jangan lupa mencatatkan jarak tempuh kalian untuk melihat sejauh mana kalian sudah berlari.
Bagi pemula, mulailah berlari secara bertahap, baik sendiri maupun bergabung dengan komunitas lari untuk mendapatkan motivasi. Kalian juga bisa mengajak anak-anak agar mereka bisa merasakan manfaat berlari sejak dini.
Hari Lari Sedunia adalah kesempatan sempurna untuk mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat dan aktif. Dengan berlari dan bersenang-senang, kita dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental kita. Mari bergabung dalam peringatan ini dan jadikan berlari sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari! (mnd/ian)






