Surabaya (beritajatim.com) – Sejumlah toko elektronik kebanjiran pembeli sejak resmi berlakunya pengalihan siaran analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO) di Jatim 1 mulai 20 Desember 2022. Para pembeli kebanyakan berburu smart tv dan Set Top Box (STB).
Seperti terjadi pada toko Perdana Elektronik milik Hariyanto Tjandra. Hariyanto mengatakan, penjualan televisi sejak berlakunya ASO mengalami peningkatan. Terutama untuk televisi digital ukuran 24 dan 32 inchi dan smart tv ukuran 32 inchi.
Tetapi, Hariyanto belum bisa menjelaskan berapa persen peningkatan yang terjadi. Pasalnya, penjualan ini terbentur dengan keterbatasan suplai karena setiap pabrik ada rencana produksi yang dijalankan setiap bulan dan tidak bisa langsung meningkatkan produksinya.
Hariyanto mengakui sehari sejak ASO berlaku, penjualan televisi di dua tokonya di kawasan Panglima Sudirman dan Kertajaya Indah meningkat hingga ratusan unit.
“Kalau penjualan naik tajam di ukuran tertentu, karena memang peralihan ini terjadi kepanikan untuk membeli tv digital karena tidak bisa menonton tv, tak heran jika di toko kami dalam sehari bisa langsung laku ratusan unit tapi kita masih belum bisa hitung persentasenya,” ungkap Hariyanto, Rabu (21/12/2022).
Sementara untuk harga, Hariyanto mengatakan tidak ada kenaikan meskipun permintaan mengalami lonjakan. Karena hingga saat ini produksi televisi masih belum bisa memenuhi permintaan masyarakat yang meningkat tajam. Hanya saja, produk televisi yang paling laris saat ini berada di kisaran harga Rp1-3 jutaan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Surabaya”]
“Harga televisi yang dicari biasanya yang sejuta hingga tiga jutaan, yang meningkat tajam untuk yang digital. Kadang mereka juga memilih yang langsung smart tv karena tidak pakai antena pun masih bisa menonton stream biasanya konsumen yang mencari kebanyakan yang memiliki kos, hotel kecil hingga masyarakat biasa,” imbuhnya.
Sementara itu, yang menarik setiap pembelian televisi adalah masyarakat akan diberikan petunjuk yang masih belum mengetahui bagaimana setting televisi digital.
“Di toko selalu memberikan sosialisasi maupun pelayanan setting tapi untuk televisi digital kebanyakan orang sudah mengerti karena sama saja dengan sebelumnya hanya menjalankan auto program sudah bisa otomatis. Yang perlu diketahui masyarakat adalah peralihan ini hanya membutuhkan tuner digital, tapi tidak ada perubahan untuk antena,” tutupnya. [way/beq]







