Ponorogo (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo merespon atas rusaknya sebagian bangunan di sekolah dasar negeri (SDN) 4 Gelangkulon yang berada di Dusun Sodong Desa Gelangkulon Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo.
Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo, Edy Suprianto tidak memungkiri memang bangunan sekolah tersebut mengalami kerusakan. Terkait hal tersebut, sebenarnya pihaknya sudah mengusulkan perbaikan SDN 4 Gelangkulon itu ke Pemerintah Pusat. Lewat aplikasi Krisna, Dindik Kabupaten Ponorogo mengusulkan 5 item perbaikan untuk SDN Gelangkulon itu.
“Tahun 2022 ini, sebelum kerusakan mencuat di media, kita sudah usulkan 5 item perbaikan untuk SDN 4 Gelangkulon,” kata Edy, Selasa (26/7/2022).
Edy mengungkapkan permasalahan selama ini yang dihadapi, pihak sekolah tidak mengubah data di data pokok pendidikan (Dapodik) bahwa ada bangunannya yang mengalami kerusakan. Sehingga Pemerintah Pusat tidak akan memberikan bantuan, selama data di Dapodik itu tidak diubah. Namun, Edy tidak menyalahkan hal itu, mungkin pihak sekolah takut akan turun akreditasinya.
“Kita tidak menyalahkan hal tersebut. Sehingga ketika kita usulkan lewat aplikasi Krisna itu, pihak sekolah saya perintahkan untuk merubah data di Dapodik bahwa gedungnya mengalami kerusakan,” katanya.
Usulan perbaikan ke Pemerintah Pusat itu, paling cepat terealisasi masih pada tahun depan. Soalnya perbaikan untuk tahun ini, merupakan pengusulan dari tahun sebelumnya. Sehingga, Dindik Kabupaten Ponorogo juga tidak tinggal diam menunggu hasil realisasi bantuan tahun depan. Edy menyebut pihaknya tahun ini juga mengusulkan perbaikan SDN 4 Gelangkulon ini, lewat dana Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) pada Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Ponorogo tahun 2022. Jika nanti disetujui, perbaikan bangunan di SDN 4 Gelangkulon bisa dilakukan pada tahun ini.
“Jika ada dana perbaikan dan Bapak Bupati berkenan, maka perbaikan bisa dilakukan lewat dana PAK P-APBD Kabupaten Ponorogo tahun 2022,” pungkasnya.
Untuk diketahui sebelumnya, bangunan sekolah rusak kembali terjadi di Kabupaten Ponorogo. Kali ini terjadi di sekolah dasar (SD) Negeri 4 Gelangkulon Kecamatan Sampung. Tidak hanya satu ruangan, bangunan yang rusak ada 5 ruangan. Meliputi bangunan kelas 4,5,6, UKS dan bekas ruang guru. Alhasil, proses kegiatan mengajar 34 siswa yang ada pun sempat terganggu. Saat ini, tidak semua siswa belajar di tempat yang sama di lingkungan sekolah. Siswa kelas 4,5,6 terpaksa harus menumpang belajar di gedung milik yayasan Budha yang ada di Dusun Sodong tersebut.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ponorogo”]
“Kerusakan ini sudah terjadi sekitar 2 tahun yang lalu. Sekolah ini direhab menurut informasi terakhir pada tahun 2008 lalu,” kata Guru Agama Budha di SDN 4 Gelangkulon, Bintang Asiana.
Sebagian besar yang mengalami kerusakan adalah bagian atap. Bintang menyebut pihaknya mendapati kuda-kuda atap kayunya lapuk. Selain itu lantai keramik yang pecah, kemungkinan adanya tanah gerak. Sehingga ruangan yang rusak itu untuk sementara tidak digunakan. Sebab, khawatir akan keselamatan siswa yang ada disana.
“Dikosongkan dulu ruangan yang rusak.Kalau huja angin takut anak-anak kena musibah,” katanya. [end/but]






