Sidoarjo (beritajatim.com) – Dalam rangka peringatan Bulan Bahasa tahun 2024, SD Negeri Celep Sidoarjo mengadakan berbagai kegiatan untuk mengembangkan bakat seni dan budaya para siswa. Salah satu kegiatan utama yang digelar adalah Lomba Nembang Macapat, yang bertujuan untuk mengenalkan dan melestarikan seni tradisional Jawa kepada generasi muda. Lomba ini juga mendatangkan Murlan, S.Sn., seorang narasumber dari Dewan Kesenian Sidoarjo, sebagai pembimbing.
Ide untuk mengadakan lomba ini pertama kali dicetuskan oleh Bapak Danang Sucahyu, S.Pd., guru kelas 6 SD Negeri Celep. Ia terinspirasi setelah mengunjungi Sekretariat Dekesda Art di Jalan Erlangga No 67, Celep, Sidoarjo. Dalam kunjungan tersebut, ia menyampaikan keinginannya untuk memperkenalkan seni Macapat kepada siswa melalui lomba. Sebelum lomba dimulai, peserta mendapatkan pelatihan dan sosialisasi mengenai notasi dan teks (cakepan) tembang Macapat, dengan bimbingan langsung dari Dewan Kesenian Sidoarjo.
Lomba Nembang Macapat ini berlangsung pada Kamis, 31 Oktober 2024, pukul 08.00 WIB di SD Negeri Celep Sidoarjo. Dalam perlombaan ini, para peserta diminta menampilkan tembang Macapat Pocung dengan memperhatikan ketepatan notasi, teks, dan penggunaan laras, baik slendro maupun pelog. Dengan latihan yang telah mereka jalani, para peserta lomba berhasil menyanyikan tembang tersebut dengan memuaskan dan penuh penghayatan.

Kepala SD Negeri Celep, Mua’rifah, S.Pd., sangat mendukung kegiatan ini. “Bulan Bahasa ini memiliki tema Tri Gatra Bahasa: Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing. Harapan kami, tema ini dapat dihayati oleh seluruh siswa SD Negeri Celep sehingga mampu membentuk karakter yang baik,” ujar Mua’rifah.
Kegiatan Lomba Nembang Macapat ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam melestarikan budaya Jawa serta menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa dan sastra daerah. [but]







1 Komentar
Maju terus SDN CELEP ku… Kalian semua tetep dihatiku… Salam dari Tata DOMPU NTB