Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mendorong produktifitas pertanian di wilayah timur, tepatnya berada di Desa Sedarum, Kecamatan Nguling. Salah satunya dengan pembangunan saluran irigasi di area persawahan.
Saluran irigasi dibangun oleh Dinas Sumberdaya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang dengan mengalokasikan anggaran sebanyak Rp174 juta.
Hal ini juga disambut baik oleh warga setempat. Seperti halnya Suyatip, warga Desa Sedarum yang berprofesi sebagai petani.
Dia sangat mengapresiasi program pembangunan irigasi. Suyatip mengatakan para petani sudah sangat mengharapkan adanya saluran irigasi untuk mengairi sawah mereka.
“Kami dulu sangat kesulitan dalam mencari air untuk mengairi sawah kami, karena di wilayah timur cuaca sangat ekstrem. Saat ini dengan adanya saluran irigasi yang dilakukan oleh Pemkab sangat membantu masyarakat,” kata Suyatip, Kamis (3/11/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”Pasuruan”]
Hal ini juga ditanggapi oleh Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Eko Suryono. Eko mengatakan masyarakat di wilayah timur sangat tergantung dalam bidang pertanian.
Menurut Eko, sebagian besar masyarakat bergantung pada lahan pertanian. Para petani bahkan sempat mengalami gagal panen saat cuaca ekstrem.
”Kalau memasuki musim kemarau, sebagian petani di sana ada yang menanam padi. Saat itu merka hanya bergantung pada sumur yang ada untuk mengairi sawah,” jelasnya. [ada/beq]






