Malang (beritajatim.com) – Satu orang warga Dusun Krajan, Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, dilaporkan hanyut terbawa arus sungai saat banjir melanda, Jumat (7/7/2023).
“Ada satu orang warga kami yang hanyut. Saat kejadian, korban sedang membersihkan sampah kayu yang menumpuk di bawah jembatan Dusun Krajan, Desa Bantur,” ungkap Bayu Jatmiko, Camat Bantur, Jumat (7/7/2023) petang pada beritajatim.com.
Bayu menjelaskan, korban atas nama Supandri (58), warga Dusun Krajan RT 15/3, Desa Bantur, Kecamatan Bantur. “Korban belum ditemukan. Saat ini masih dalam proses pencarian oleh rekan rekan dari SAR Tagana,” terang Bayu.

Bayu menceritakan, korban ketika itu bersama 7 orang warga Dusun Krajan, sedang membersihkan batang kayu yang menumpuk ditengah jembatan Dusun Krajan akibat luapan banjir saat hujan deras terjadi.
“Awalnya korban bersama 7 warga menyingkirkan kayu kayu yang menutupi jembatan dan membuat air hujan meluap. Kemudian terjatuh ke sungai dan hanyut,” beber Bayu.
Baca Juga: Jembatan Putus, Akses Malang ke Lumajang via Ampelgading Ditutup
Jembatan Dusun Krajan selebar 1,5 meter dengan panjang mencapai 20 meter. “Pada saat kejadian korban bersama warga lainya sedang menyingkirkan kayu yang tersangkut di jembatan, lalu korban terbawa arus sungai, rekan yang lain sempat berusaha menolong karena derasnya air korban tidak tertolong dan terbawa arus sungai,” pungkas Bayu.
Bayu menambahkan, dampak hujan deras diwilayahnya tidak ada banjir maupun tanah longsor. Hanya berupa genangan dibeberapa tempat. “Kalau banjir dan tanah longsor tidak ada, masih aman, hanya genangan saja karena curah hujan sangat tinggi hari ini. (yog/ted)






