Bojonegoro (beritajatim.com) – Satu keluarga meninggal bersamaan setelah terlibat kecelakaan lalu lintas. Keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan satu anak itu tewas setelah tertabrak bus di jalan raya Bojonegoro-Babat turut Desa Mejuwet Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, tadi malam.
Korban saat itu sedang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy nomor polisi S 4577 ABE melaju dari arah barat ke timur. Korban Agung Prasetyo (33) membonceng istri, Siti Arifatul Amalia (30) dan anaknya, Nadine (4) warga Desa Mejuwet Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro.
Saat melaju di jalan, sepeda motor yang dikendarai tertabrak bus Dali Mas bernomor polisi S 7792 UA yang dikemudikan oleh Sutrisno (60) Warga Desa Tikusan Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Istri korban meninggal seketika di lokasi kejadian, sementara Agung dan Nadine meninggal setelah dibawa ke rumah sakit.
Selain tiga korban, dalam peristiwa kecelakaan itu juga menewaskan satu korban lain, yakni Totok yang mengendarai sepeda motor jenis Suzuki Shogun nomor polisi W 2058 ZE. Totok meninggal dunia tadi pagi setelah dirawat di RSUD Sumberrejo.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-bojonegoro”]
Kecelakaan itu, menurut Kepala Desa Mejuwet, Muhadi, awalnya terjadi antara Bus Dali Mas yang dikemudikan oleh Sutrisno (60) Warga Desa Tikusan Kecamatan Kapas yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat. Saat berada di Jalan Raya Bojonegoro-Babat turut Desa Mejuwet pengendara Shogun bermaksud belok ke kanan.
Karena melaju dengan kecepatan tinggi, pengemudi bus sudah tidak bisa mengendalikan kemudi sehingga menabrak motor yang ada di depannya. Bersamaan dengan itu, melaju dari arah berlawanan korban satu keluarga mengendarai sepeda motor juga ditabrak bus yang membanting kemudi ke kanan jalan itu.
“Bus dalam kecepatan tinggi, sempat mengerem karena ada bekas rem yang lumayan panjang. Tapi kecelakaan tidak bisa dihindarkan,” ujar Kepala Desa Mejuwet, Muhadi, Rabu (08/02/2023). [lus/but]






