Pasuruan (beritajatim.com) – Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Farouk Ashadi Haiti, membeberkan identitas dua pelaku jambret yang beraksi di Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
Farouk menjelaskan bahwa kedua pelaku jambret bernama Hartono (25) dan Yanto (25), keduanya warga Dusun Clumprit, Desa Sebani, Kecamatan Pandaan. “Saat ini kedua pelaku masih di RS Pusdik Porong untuk mendapat perawatan. satu pelaku saat ini tengah kritis lalu satu pelaku lainnya sudah sadar dan dalam perawatan medis,” jelas Farouk.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/coba-jambret-kalung-dua-pelaku-babak-belur-dihajar-warga-beji-pasuruan/
Dihubungi terpisah, Mashuda perangkat Desa Wonokoyo mengatakan bahwa korban jambret bernama Sa’adah. Sedangkan suami korban yang berusaha menyelamatkan kalung istrinya bernama Suyantono (50) yang merupakan warga Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji. “Suami korban yang menabrak jambret meninggal dunia di RSUD Bangil. Kata dokter karena ada cedera pada otak setelah menabrak jambret,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya dua orang pelaku jambret berusaha mengambil kalung milik Sa’adah. Namun dari belakang didapati suaminya dan berusaha menabrak pejambret yang menggunakan sepeda motor Suzuki Satria.
Akibatnya kedua pihak terjatuh dan jambret berusaha melarikan diri di dua arah yang berbeda. Namun keduanya berhasil diamankan warga dengan menggunakan balok kayu, sedangkan sepeda motor pelaku Suzuki Satria dibakar oleh warga. (ada/kun)






