Lamongan (beritajatim.com) – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan personel di lapangan, Satlantas Polres Lamongan menyelenggarakan Pelatihan Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD), Kamis (5/12/2024). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan petugas dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas.
Pelatihan yang berlangsung di Gedung SKJ Polres Lamongan ini digelar bekerja sama dengan Tim Disaster Management Center (DMC) Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan dan Jasa Raharja Kabupaten Lamongan.
Kasatlantas Polres Lamongan, AKP Nur Arifin, menjelaskan bahwa pelatihan difokuskan pada tata cara memberikan pertolongan pertama yang benar dan efektif di lokasi kecelakaan.
“Tujuannya adalah untuk mengurangi tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas dengan langkah-langkah cepat dan tepat,” kata Arifin.
Peserta pelatihan mendapat pembekalan teori dan praktik langsung dari tenaga medis profesional. Materi meliputi:
- Teknik dasar pernapasan buatan.
- Penanganan luka dan pendarahan.
- Cara memindahkan korban kecelakaan secara aman.
- Meningkatkan Respons Darurat
Arifin menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Lamongan dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Kami berharap petugas kepolisian dan pihak terkait dapat memberikan respons lebih cepat dan efektif saat terjadi kecelakaan di lapangan,” ujarnya.
Selain itu, pelatihan ini juga dirancang untuk memperkuat kolaborasi antara kepolisian, tenaga medis, dan masyarakat dalam menangani korban kecelakaan secara profesional dan manusiawi.
“Semoga pelatihan ini dapat menjadi langkah nyata untuk memberikan perlindungan dan pertolongan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. [fak/beq]






