Malang (beritajatim.com) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) menghelat sarasehan kebangsaan dengan tema ‘Gagasan Kebangsaan Dalam Kewargaan Inklusif & Politik Kesejahteraan’.
Pada kesempatan tersebut, Rektor Universitas Brawijaya, Prof Widodo menjelaskan jika acara ini sejalan dengan empat pilar UB.
“Mungkin tidak banyak masyarakat yang tahun, kami memiliki 4 pilar yang bernama Brawijayan. Pilar pertama kesatuan, pilar kedua globalisasi, pilar ketiga toleransi, pilar keempat kesetiaan dan kesetaraan.” Terang Rektor UB dalam sambutan acara yang bertempat di Auditorium Nuswantara, Selasa (19/07/2022).
Melalui pilar tersebut, kata Prof Widodo, UB hadir sebagai kampus yang memuat seluruh elemen warga Indonesia dari berbagai suku, ras, agama yang dalam persatuan.
“Pilar kedua globalisasi, saat ini mahasiswa UB tidak hanya dari Indonesia tapi juga dari internasional. Pilar ketiga toleransi, UB adalah satunya satunya yang menandatangani dengan Densus 88 tegak menularkan toleransi. Pilar, kesetiaan dan kesetaraan, UB setara dalam segala aspek, gender, difabel, termasuk kita tidak ingin ada anak bangsa tidak bisa belajar di UB karena masalah ekonomi.”
Selain itu, Dekan FISIP UB, Dr. Sholih Mu’adi, SH., M.Si. berharap momen dialog kebangsaan ini sebagai momen penting dari persatuan Indonesia. “Harapan saya, dialog kebangsaan ini, menjadi momen penting yang di luar ada seolah gontok-gontokan dengan satu partai dengan yang lain. Kalau sudah ketemu tidak ada apa – apa. Dengan dialog semua bisa berjalan aman.” Ungkap Sholih Mu’adi saat sambutan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”universitas-brawijaya”]
Melalui acara sarasehan kebangsaan diharap akan memantik masyarakat terutama para mahasiswa terus bersatu dari berbagai suku berbagai agama dan berbagai etnik. “Beberapa waktu lalu, kita sempat digoncang dengan isu salah seorang mahasiswa Hubungan Internasional, FISIP. Dari situ, kami berkomitmen dengan tanda tangan MoU bersama Densus 88 merawat toleransi.” Imbuhnya
Turut hadir sebagai pembicara sarasehan kebangasaan Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M, (Menteri Perdagangan), Hasyim Asy’ari, S.H., M.Si., Ph.D. (Ketua KPU RI), Rahmat Bagja, SH. LL. M (Ketua BAWASLU RI), H. Ali Ahmad, S.H. (Anggota DPRI RI Fraksi PKB), Willy Aditya, S.Fil., M.T. (Anggota DPR RI Fraksi Nasdem) dan Drs. Djarot Saiful Hidayat, M.S. (Anggota DPR RI Fraksi PDIP). Acara tersebut dilanjutkan dengan pemaparan dari para narasumber dipandu Bramantyo P.S. Herlambang, News Anchor CNN Indonesia. (dan/ted)






