Kediri (beritajatim.com) – Kediri menyandang status sebagai Kota Terkaya. Hal itu tidak terlepas dari tingginya pendapatan perkapita masyarakat.
Menyandang predikat sebagai Kota Terkaya, apakah Kediri Kota besar? Inilah profil wilayah Kota Tahu Kediri.
Kota Kediri berada nan jauh dari Provinsi Jawa Timur. Kota Kediri menjadi kota ketiga terbesar di Jatim di setelah Surabaya dan Malang.
Baca Juga : Kota Kecil, Tapi Paling Kaya, Kediri Terkenal Sebagai Apa?
Terkini, Kediri dinobatkan sebagai Kot Terkaya karena perkapita yang dihasilkan sebanyak Rp457.980.000. Sementara jumlah penduduknya kurang lebih 287.982 jiwa.
Untuk kepadatan penduduk Kota Kediri 4.611 jiwa/ kilometer persegi. Hal tersebut yang menjadi faktor Kediri menjadi kota terkaya.
Kekayaan Kediri sebagian besar disumbang oleh pabrik rokok PT Gudang Garam Tbk Kediri. Selain itu ada beberapa industri yang tumbuh di kota ini, salah satunya tahu.
Dikutip beritajatim.com dari situs resmi Pemerintah Kota Kediri, luas wilayah Kota Kediri sebesar 63,404 Km2. Secara administratif, Kediri terbagi menjadi tiga kecamatan yaitu, Kecamatan Mojoroto, Kecamatan Kota dan Kecamatan Pesantren.
Baca Juga : Nyaleg DPRD Kabupaten Kediri, Mantan Wartawan Ini Tekad Majukan UMKM
Dari tiga kecamatan tersebut, terbagi dalam 46 kelurahan. Di Kecamatan Mojoroto ada 14 kelurahan, Kecamatan Kota Kediri ada 17 kelurahan dan Kecamatan Pesantren ada 15 kelurahan.
Jadi kesimpulannya, Kediri bukan kota yang besar seperti halnya Surabaya atau Malang. Nah, untuk penggunaan lahan di Kota Kediri didominasi oleh lahan terbangun.
Untuk dominasi lahan kepadatan tinggi berada di Kecamatan Kota Kediri mencapai 63 persen. Sebagian besar dipakai untuk perkantoran, perdagangan jasa, industri, permukiman dan wisata kota.
Sedangkan penggunaan lahan di Kecamatan Mojoroto mencapai 67,48 persen. Utamanya dimanfaatkan untuk persawahan, tanah kosong dan hutan. Kemudian sebagian dipakai untuk pendidikan, industri rumah tangga dan pariwisata.
Lalu dominasi penggunaan lahan di Kecamatan Pesantren tidak jauh berbeda dari Kecamatan Mojoroto sebesar 58,81 persen. Lainnya dipakai untuk perkantoran, industri rumah tangga dan permukiman. [nm/ted]






