Jember (beritajatim.com) – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyediakan 200 bibit pohon jambon untuk ditukar dengan sampah plastik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kecamatan Pakusari, Rabu (21/2/2024).
Sampah-sampah plastik itu dibawa oleh relawan World Cleanup Day Indonesia (WCDI) Kabupaten Jember, pelajar, dan pemulung. Ini bagian dari perayaan Hari Pengelolaan Sampah Nasional 2024. “Kami ada beberapa kegiatan peringatan HPSN. Tapi kami fokuskan di TPA Pakusari,” kata Kepala Dinas LH Jember Sugiarto.
“Konsepnya adalah bagaimana kita bisa bersama menjaga lingkungan. Kita berusaha mengurangi sampah plastik, karena sampah plastik begitu luar biasa banyaknya. Sekitar 60-70 persen dari 198 ton sampah yang setiap hari dibawa ke TPA Pakusari,” kata Sugiarto.
Menurut Sugiarto, dibutuhkan kesadaran bersama untuk mengurangi sampah plastik. “Kami konsepkan namanya sedekah sampah. Lalu ada konsep lagi, orang yang sudah punya kesadaran mengambil sampah plastik kami beri sesuatu yakni tanaman. Ini salah satu cara kita melindungi lingkungan kita,” katanya. Tanaman itu boleh ditanam di mana saja selama tidak mengganggu publik.
Selain penukaran sampah dengan bibit pohon, ada pameran hasil daur ulang sampah dan kunjungan siswa beberapa sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. Kunjungan tersebut untuk memperkenalkan pengelolaan sampah kepada para siswa tersebut. “Kami perkenalkan bagaimana sampah bisa dimanfaatkan kembali,” kata Sugiarto.
Sugiarto menekankan prinsip edukasi. “Ini karena karakter masyarakat di Jember masuk kategori masyarakat yang belum sadar lingkungan. Banyak yang membuang sampah di sungai, di jalan. Untuk mengubah itu, bagaimana kita ubah pola pikir masyarakat. Kami tidak hanya melakukan di hilir, tapi juga di hulu,” katanya.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis TPA Pakusari Mohammad Masbut mengatakan, para pemulung adalah pahlawan yang mengurangi sampah hingga tujuh ton per hari. “Mereka sama sekali tidak pernah terlibat (peringatan Hari Pengelolaan Sampah Nasional),” katanya. [wir]






