Pamekasan (beritajatim.com) – Jumlah kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu yang diungkap Polres Pamekasan, pada edisi 2022. Relatif lebih tinggi dibanding jenis kasus narkoba lainnya.
Bahkan angka kasus narkoba pada tahun ini, juga lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Pada edisi 2021, total kasus penyalahgunaan narkoba terdapat sebanyak 98 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 141 orang.
“Tahun ini ada peningkatan kasus penyalahgunaan narkoba dibanding tahun lalu, saat ini terdapat sebanyak 127 kasus. Sedangkan pada 2021 sebanyak 98 kasus atau bertambah 29 kasus,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah, Sabtu (10/12/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”narkoba-pamekasan”]
Dari total 127 kasus penyalahgunaan narkoba pada tahun ini, sebanyak 82 kasus di antaranya merupakan kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. “Sisanya terdiri dari sebanyak 42 kasus pil, 1 kasus ganja, serta 1 kasus inex,” ungkapnya.
Untuk jumlah tersangka kasus narkoba tahun ini, lebih sedikit dibanding sebelumnya. “Dari 127 kasus, total tersangka sebanyak 207 orang. Meliputi 167 tersangka dengan status pengedar, 40 tersangka lainnya berstatus sebagai pemakai,” jelasnya.
“Sementara untuk BB (Barang Bukti) yang kami amankan, meliputi seberat 76.697 gram sabu, 4,17 gram ganja, 34.852 butir pil, 4,05 gram pil serbuk, 3 butir inex, 8 buah alat hisap, 7 buah timbangan, serta uang sebesar Rp 1.827.000,” pungkasnya. [pin]






