Surabaya (beritajatim.com) – Semua orang tahu jika konsumsi soda tidaklah baik bagi kesehatan tubuh. Sudah menjadi rahasia umum jika bahan utama soda setelah air adalah gula. Tapi terkadang, tentu keinginan kita untuk meminum sesuatu yang manis dan bersoda tidak dapat terbendung.
Meskipun tidak mengkonsumsi soda secara reguler, kita mungkin berpikir bahwa hanya sesekali mengkonsumsinya tidaklah berbahaya. Akan tetapi, kombinasi dari gula, zat-zat kimia, dan karbonasi yang dibutuhkan untuk membuat minuman bersoda yang biasa kita konsumsi bisa menjadi sangat berisiko meskipun kita hanya meminumnya sesekali, lho! Berikut ini adalah beberapa hal yang terjadi pada tubuh kita ketika kita mengkonsumsi minuman bersoda:
Kenaikan Berat Badan
Salah satu efek samping yang paling jelas dari mengkonsumsi minuman bersoda adalah risiko bertambahnya berat badan yang disebabkan oleh kandungan kalori dan gula yang ada di dalamnya. Sekaleng soda biasanya mengandung sekitar 150 kalori dan 40 gram gula.
Meningkatkan Risiko Diabetes
Mengkonsumsi minuman bersoda dapat meningkatkan kadar gula dalam darah secara drastis. Hal tersebut akan membuat pankreas kita bekerja lebih keras menghasilkan insulin untuk metabolisme gula yang masuk ke dalam tubuh kita. Jadi, tidak heran jika dengan mengkonsumsi minuman bersoda akan meningkatkan risiko diabetes tingkat 2 bagi diri kita.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tips-kesehatan”]
Ginjal Tidak Berfungsi dengan Baik
Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Osaka University Graduate School of Medicine di Jepang, soda telah banyak dikaitkan dengan kasus ginjal yang tidak dapat berfungsi dengan baik. Ditemukan bahwa orang yang mengkonsumsi soda lebih atau sama dengan 2 kali dalam sehari memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menderita proteinuria, yaitu sebuah kondisi dimana protein tidak bisa disaring dengan baik oleh ginjal dan merupakan gejala penyakit ginjal kronis.
Kemungkinan Serangan Jantung
Mengkonsumsi minuman bersoda dapat meningkatkan risiko terkena serangan jantung. Dengan meminum sekaleng soda setiap harinya, risiko kita untuk mengalami serangan jantung naik sebesar 20%, hal tersebut berdasarkan temuan studi dari American Heart Association Journal Circulation. Minuman dengan kandungan gula tinggi banyak dikaitkan dengan tingginya tingkat triglycerides dan rendahnya tingkat HDL atau kolesterol baik, yang dapat menyebabkan tidak baiknya kerja jantung. [dwp/but]






