Banyuwangi (beritajatim.com) – Momen bertemu dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tak disiakan oleh sejumlah kader Kesehatan Banyuwangi. Mereka adalah para kader Posyandu Seruni di Kelurahan Sobo, Kecamatan/ Kabupaten Banyuwangi.
Para kader sangat antusias bertemu dengan Menkes Budi. Bahkan, beberapa kader seperti mendapat tempat curhat dengan sejuta keluh kesah yang ingin dilupakan.
Seperti yang disampaikan oleh Elis. Dia berkisah mengenai lika-liku perjuangan kader posyandu terutama di Bengkel Sakinah.
Satu hal yang membuat dirinya selalu teringat. Salah satunya tentang kasus yang pernah ditangani di Bengkel Sakinah. Yakni masalah kesehatan jiwa ibu yang baru saja melahirkan.
“Dengan pendampingan intens kami, ibu tersebut akhirnya bisa dikuatkan sehingga proses menyusui tak terganggu. Awalnya si Ibu depresi,” cerita Elis, Sabtu (8/7/2023).
Mendengar cerita dan curhatan para kader, Budi mengapresiasi kerja mereka. Apalagi, para kader mampu menihilkan angka kematian ibu dan bayi dalam proses persalinan selama setahun terakhir.
“Luar biasa kader di sini,” ujar Menkes Budi.
Kesempatan lain juga diucapkan oleh kader lainnya yakni Yuli Estianti. Ia menyampaikan para kader di Posyandu Seruni membuat produk sabun ekoenzim dan kini telah diproduksi dan siap dipasarkan dalam waktu dekat.
“Bagaimana pak caranya, produk kami yang ramah lingkungan bisa dibantu pemasarannya. Ini akan menyemangati kami,” kata Yuli.
BACA JUGA:
Lagi, Belasan Kapal di Banyuwangi Rusak dan Tenggelam, Kali Ini Berada di Selat Bali
Selain bertemu para kader, Budi juga bertemu dengan tenaga kesehatan untuk mendapat masukan terkait pembangunan kesehatan di daerah.
“Ya semalam bertemu dan ngobrol-ngobrol juga dengan IDI Banyuwangi, banyak masukan yang disampaikan. Mulai masalah penambahan fasilitas di RSUD hingga penanganan kesehatan lintas sektoral,” kata Budi. [rin/but]






