Banyuwangi (beritajatim.com) – Balapan Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) masuk etape dua yang menempuh jarak 153 KM. Dimulai start dari Pantai Pancur, Kawasan Taman Nasional (TN) Alas Purwo dan berakhir di depan Kantor Bupati Banyuwangi.
Para pembalap juga telah menyiapkan berbagai hal untuk menghadapi etape dua ini. Mereka semua optimis mampu menaklukkan seluruh etape yang tersaji di Tour de Banyuwangi Ijen.
Clark Boris misalnya. Pembalap asal New Zealand, dari St. George Continental Cycling Team (Australia), mengaku dirinya sudah siap strategi dan tenaga untuk menaklukan King of Mountain (Kom) Songgon di etape dua.
“Saya sudah berlatih sesuai kondisi yang ada di sini (TdBI), dan saya yakin bisa kembali berada di podium. We’ll see,” ujar pembalap yang berhasil menjadi tercepat kedua di etape 1 TdBI itu.
Sedangkan Ryan Cavanagh, Dari Kinan Cycling Team (Jepang), mengatakan dirinya hanya akan berfokus pada ketahanan tubuh dan stamina di etape-etape selanjutnya.
Pembalap yang berhasil menyapu bersih kategori di etape 1 itu, optimis dia akan kembali meraih kemenangan. “Race yang ditempuh menguras tenaga, karena sangat panjang. Fokus saya sekarang adalah recovery, dan saya yakin itu kunci ke depannya,” ujar Ryan.
Sedangkan Jack Drage pembalap impor milik tuan rumah BRCC masih belum terlihat di balapan Tour de Banyuwangi Ijen ini. Meski demikian, dirinya tetap optimis mengulang sukses menjadi juara di New Zealand National Road Race Championship 2021. (rin/kun)






