Malang (beritajatim.com) – Rute penerbangan Malang-Lombok di Bandar Udara (Bandara) Abdul Rachman Saleh Malang kembali ditutup. Penutupan hingga waktu yang belum ditentukan.
Rute itu resmi ditutup pada awal Januari 2026 lalu. Padahal, rute penerbangan ini baru dibuka pada 15 Desember 2025 lalu. Artinya rute penerbangan itu hanya beroperasi selama kurang dari sebulan.
Kepala UPT Bandar Udara Abdulrachman Saleh, Purwo Cahyo mengatakan, penutupan itu dilakukan karena sepinya peminat rute penerbangan Malang-Lombok maupun sebaliknya.
“Per hari okupansi pesawat hanya kurang dari 30 orang,” kata Cahyo, Kamis (12/3/2026).
Menurut Cahyo, pihaknya dan maskapai memutuskan untuk menutup sementara rute penerbangan hingga waktu yang belum ditentukan.
Seiring ditutupnya rute Malang-Lombok, Badara Abdul Rachman Saleh kini hanya beroperasi untuk penerbangan Malang-Jakarta, dengan jumlah penerbangan sebanyak 6 kali, dengan total okupansi rata-rata 1200 penumpang per hari.
“Penerbangan Malang-Lombok masih menunggu. Apabila suatu saat permintaannya tinggi, bisa jadi akan kami buka kembali,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Bandara Abdulrachman Saleh, Malang membuka rute baru penerbangan Malang-Lombok pada 15 Desember 2025 lalu.
Saat itu, Cahyo menyebut jadwal penerbangan Malang-Lombok hanya dibuka empat kali dalam satu minggu, yaitu Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.
Selain dalam rangka memenuhi permintaan pasar, rute Malang-Lombok juga diproyeksikan untuk meningkatkan konektivitas wisata antara Malang dan Lombok, serta memberikan kemudahan akses bagi para mahasiswa Lombok yang kuliah di Malang. (yog/but)






