Sumenep (beritajatim.com) – Sebuah rumah milik H. Sukarto alias H. Tofek, warga Desa Gendang Barat, Kecamatan Gayam, Pulau Sepudi, Kabupaten Sumenep ludes dilalap si jago merah.
“Rumah itu rumah dari papan atau kayu jati, sehingga mudah terbakar ketika ada api,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Jumat (01/10/2021).
Kebakaran itu terjadi ketika pemilik rumah, H. Tofek sekeluarga sedang tidak ada di rumah. Mereka pergi menghadiri selamatan 40 hari meninggalnya mertuanya di Desa Sonok, Kecamatan Nonggunong.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kebakaran-sumenep”]
Tak berselang lama, keponakan korban yakni Mahmudi, memberi kabar jika rumah korban terbakar. Korban pun bergegas pulang dan mendapati api telah melalap rumahnya.
“Kebakaran itu diduga akibat korsleting, mengingat menurut korban, sebelum meninggalkan rumahnya, kabel di bagian bawah kilometer listriknya bermasalah,” ungkap Widiarti.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 500 juta. (tem/ted)






