Ringkasan Berita:
- Rumah warga di Lingkungan Sidomulyo, Kota Mojokerto, terbakar setelah diduga kompor gas masih menyala saat pemilik rumah meninggalkannya.
- Kebakaran diketahui tetangga sekitar pukul 09.00 WIB setelah mencium bau benda terbakar dan melihat asap keluar dari rumah korban.
- Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara petugas masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran dan menghitung kerugian materiil.
Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah rumah warga di Lingkungan Sidomulyo, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, terbakar pada Minggu (6/9/2026). Kebakaran tersebut diduga terjadi akibat kompor gas lupa dimatikan saat ditinggal pemilik rumah.
Kasi Humas Polres Mojokerto Kota, Iptu Suhartanto mengatakan, sebelum kebakaran terjadi, pemilik rumah bersama istrinya meninggalkan rumah sekitar pukul 08.00 WIB. Saat berada di luar rumah, istri korban menyadari bahwa kompor gas yang sebelumnya digunakan belum dimatikan.
“Saat meninggalkan rumah, istri korban menyadari bahwa kompor gas yang sebelumnya dinyalakan belum dimatikan,” ungkapnya.
Menyadari kondisi tersebut, korban kemudian bergegas kembali ke rumah dengan tujuan mematikan kompor gas. Namun, sebelum pemilik rumah tiba, api sudah lebih dulu membesar.
Sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 09.00 WIB, seorang tetangga korban yang berada di dalam rumahnya mencium bau benda terbakar atau sangit. Saat keluar rumah, saksi melihat asap berasal dari rumah korban.
“Pemilik rumah belum sampai rumah meskipun menyadari kompor gas saat ditinggalkan belum dimatikan, keburu api sudah membakar rumah korban. Kejadian tersebut diketahui tetangga korban yang mencium bau sangit, saat keluar rumah melihat rumah korban sudah dalam kondisi terbakar,” katanya.
Mengetahui kejadian tersebut, tetangga korban langsung menghubungi petugas kepolisian setempat untuk mendapatkan penanganan. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Gama dan Damkar Kota Mojokerto langsung diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Petugas berjibaku mengendalikan kobaran api agar tidak menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Petugas pemadam kebakaran hingga kini masih melakukan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul. Meski demikian, api telah membakar rumah korban beserta seluruh isinya.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena saat kejadian pemilik sedang keluar rumah. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, termasuk untuk kerugian materiil yang dialami korban masih dalam proses perhitungan,” pungkasnya.
Kebakaran rumah tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memastikan kondisi peralatan rumah tangga, terutama kompor gas, dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah guna mencegah risiko kebakaran. [tin/suf]






