Blitar (beritajatim.com) – Suparman, warga Dusun Prambutan, Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar melaporkan rumahnya yang dirusak kawanan monyet liar ke polisi. Hal itu dilakukan pria berusia 80 tahun tersebut lantaran kesal dengan ulah puluhan monyet liar yang merusak sejumlah asbes atap rumahnya.
Kemunculan puluhan monyet liar di lingkungan Prambutan Desa Kawedusan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar ini memang meresahkan warga. Sejak sebulan terakhir, kawanan monyet liar tersebut turun dari Gunung Pegat dan mencuri sejumlah makanan warga seperti telur hingga masakan matang.
“Telur ayam di kandang semua dicuri, buah-buahan juga ludes diambil semua. Bahkan asbes rumah saya juga rusak akibat diinjak-injak oleh kawanan monyet liar itu,” kata Suparman, warga Senin (27/11/23).
Suparman melaporkan kawanan monyet liar tersebut ke Polsek Ponggok agar petugas terkait bisa mencarikan solusi atas keresahan warga. Pria berusia 80 tahun itu juga akan meminta bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar untuk mengusir puluhan monyet liar tersebut.
“Saya dan warga desa resah karena kalau turun jumlah monyet liar itu sampai 50 ekor. kan meresahkan sekali,” tegasnya.
BACA JUGA:
UMK Kota Blitar 2024 Diusulkan Naik Hanya Rp91 Ribu
Kawanan monyet liar tersebut diduga kelaparan usai hutan yang menjadi tempat tinggalnya terdampak kemarau panjang yang melanda. Selama ini puluhan monyet ekor panjang itu memang hidup liar di hutan Gunung Pegat.
Namun karena diduga kelaparan, akhirnya kawanan monyet liar itu nekat turun ke rumah-rumah warga yang berada persis di bawah Gunung Pegat. Kawanan monyet tersebut mencuri buah-buahan warga hingga telur yang ada di dapur maupun kandang ternak ayam.
“Ini sudah satu bulanan tapi kalau yang jumlahnya banyak baru satu pekan terakhir ini, meresahkan memang tapi kasihan juga karena mereka (monyet) itu juga kelaparan,” kata Endang Astuti, warga lereng Gunung Pegat.
Meski begitu kawanan monyet liar tersebut hanya mencuri makanan dan buah-buahan warga saja. Selama ini belum ada laporan adanya monyet liar yang menyerang anak-anak atau warga desa di lereng Gunung Pegat Kabupaten Blitar.
BACA JUGA:
KAI Siapkan 429 Ribu Tiket ke Madiun, Kediri, dan Blitar
“Sejauh ini belum ada laporan (anak yang tergigit atau tercakar oleh monyet liar), tapi sebetulnya ya meresahkan,” tegasnya
Warga lereng Gunung Pegat Kabupaten Blitar pun meminta agar pihak terkait seperti BPBD turun ke lapangan untuk mengusir kawanan monyet yang kelaparan tersebut. Sembari menunggu penanganan dari petugas, warga di lereng Gunung Pegat tersebut juga memberikan makanan dan air kepada kawanan monyet liar tersebut.
“Ya kami juga memberikan makanan bagi kawanan monyet liar tersebut kasihan juga kami,” tutupnya. [owi/beq]






