Mojokerto (beritajatim.com) – Rumah warga terdampak bencana di Kabupaten Mojokerto dapat bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda). Ada 133 rumah di Desa Claket serta SDN Claket di Kecamatan Pacet terdampak bencana mendapat bantuan berupa uang tunai dan bahan material.
“Data terakhir, ada sebanyak 121 rumah dibantu uang tunai dan 12 rumah dengan bantuan material sehingga totalnya 133 itu semua terbantukan,” ungkap Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Sya’dillah, Jumat (2/6/2023).
Bantuan pasca bencana ini syaratnya diajukan Pemerintah Desa (Pemdes) kepada Bupati Mojokerto dalam bentuk usulan perbaikan rumah-rumah warga rusak terdampak bencana. Termasuk bantuan untuk SDN Claket yang terdampak bencana alam beberapa waktu lalu.
“Jadi selama rumah terdampak bencana itu diajukan oleh Pemdes setempat ke Bupati dan selama ini pasti terbantukan oleh pemerintah termasuk bantuan sekolah SDN Claket berupa 1.000 karung plastik, pasir dan pasir urug yang sudah direalisasikan dua tahap, pada April-Mei 2023,” katanya.
Baca Juga:
Pabrik Tempe Ini Jadi IKM Unggulan Mojokerto
Selain di Kecamatan Trowulan, lanjut Sya’dillah, bantuan juga akan diberikan kepada satu lembaga pendidikan yayasan di Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan. Namun saat ini masih dalam tahap pengajuan bantuan ke Bupati Mojokerto untuk disposisi serta sejumlah rumah di Kecamatan Jetis dan Jatirejo.
“Penanggulangan bencana juga menyasar 5-6 rumah warga yang rusak terdampak bencana angin kencang di Desa Penompo, Kecamatan Jetis. Termasuk rumah sekaligus toko sembako milik warga di Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo. Progres saat ini review Inspektorat sudah selesai menunggu usulan pencairan ke Bupati dan BPKAD Kabupaten Mojokerto,” jelasnya. [tin/beq]






