Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah rumah yang terletak di Desa Batankrajan RT 3 RW 2, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto terbakar. Pemilik rumah yang merupakan pensiunan PNS DPU Bina Marga Jatim ditemukan tewas terbakar di antara puing-puing bekas kebakaran.
Salah satu warga, Siti Romlah mengatakan, kebakaran terjadi di rumah Ruslan sekira pukul 14.30 WIB. “Ada yang melihat rumah Pak Rus terbakar, teriak. Saya keluar, api sudah tinggi. Saya teriak-teriak kebakaran, warga kemudian mendatangi rumah Pak Rus,” ungkapnya, Jumat (15/11/2024)
Masih kata Siti, warga sempat mencari keberadaan korban lantaran korban selama ini tinggal seorang diri. Karena api yang membumbung tinggi sehingga warga takut masuk rumah namun berusaha memadamkan api sebelum petugas pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi.
“Ya dipadamkan warga. Ada yang bawa ember, tong. Karena apinya tinggi dan tidak terlihat bagian dalam dapur yang terbakar jadi tidak tahu kalau Pak Rus terbakar. Ya tahunya setelah api berhasil dipadamkan. Kondisinya ya seperti itu, seperti berlindung di bawah meja. Tangannya nutup bagian wajah,” katanya.
Siti menambahkan, rumah yang terbakar merupakan dapur yang sudak digunakan. Sehingga diduga akibat kebakaran tersebut bagian atap dapur ambruk dan menimpa korban. Selama ini korban tinggal seorang diri, sementara dua anaknya sudah berumah tangga dan mempunyai rumah masing-masing.
“Anaknya 2 sudah berumah tangga, rumahnya dekat. Yang satu ada di depan, satunya di belakang tapi dia tinggal sendiri. Biasanya juga sendiri kalau jam segini karena anaknya kerja, orangnya pensiunan PU Mojokerto. Kalau aktivitas tiap hari ya ke kebun, istrinya sudah meninggal,” ujarnya.
Tim Inavis Satrekrim Polres Mojokerto Kota yang datang ke lokasi langsung melakukan identifikasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jenazah korban dievakuasi petugas ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas membawa sejumlah barang bukti dari lokasi. [tin/suf]






