Jombang (beritajatim.com) – Rumah milik Luluk di Desa Karangdagangan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, terbakar hebat pada Selasa (13/1/2026). Kebakaran tersebut membuat bangunan rumah rata dengan tanah. Selain rumah, api juga menghanguskan sebuah truk serta combine atau mesin pemotong padi yang berada di lokasi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, menjelaskan peristiwa itu dilaporkan ke pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarla) Jombang sekitar pukul 14.20 WIB. “Begitu laporan diterima, satu tim menuju tempat kejadian perkara (TKP) bersama satu unit pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan,” jelas Wiku.
Setibanya di lokasi kejadian, petugas langsung melakukan upaya pemadaman. Fokus utama pemadaman diarahkan pada titik api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya, sekaligus untuk meminimalkan potensi kerugian yang lebih besar.
Wiku menyebutkan, selama proses pemadaman tidak ditemukan kendala berarti. Proses pemadaman hingga pembasahan lokasi berlangsung kurang lebih selama dua jam dan dinyatakan selesai sekitar pukul 16.30 WIB.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa karena rumah dalam kondisi kosong saat kebakaran terjadi. Namun, bangunan rumah lama yang terbuat dari kayu papan dengan ukuran sekitar 12×28 meter, termasuk gudang di dalamnya, habis terbakar hingga rata dengan tanah. Selain itu, satu unit truk yang memuat combine juga hangus dilalap api.
Menurut Wiku, kerugian materiil akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp700 juta. “Dugaan awal dari korsleting listrik. Namun, masih penyelidikan oleh kepolisian,” tandas Wiku.
Peristiwa kebakaran ini menambah daftar kejadian kebakaran rumah di wilayah Kabupaten Jombang yang diduga dipicu oleh gangguan instalasi listrik. BPBD Jombang mengimbau masyarakat untuk secara rutin memeriksa instalasi listrik, terutama pada bangunan lama berbahan kayu, guna mencegah kejadian serupa terulang. [suf]






