Kediri (beritajatim.com) – Relawan Suket Teki Nusantara (RSTN) punya cara unik untuk memperingati HUT ke-78 Republik Indonesia di Kediri. Mereka memilih menggelar lomba tradisional gebuk bantal di sawah.
Aksi kocak RSTN dan warga di area Omah Sawah Kecamatan Pesantren, Kota Kediri ini cukup mengocok perut penonton dan tertawa terpingkal-pingkal. Betapa tidak, para peserta berlumuran lumpur karena terjatuh ke sawah saat kena gebuk.
Ada sejumlah lomba yang digelar oleh RTSN dalam momentum Hari Kemerdekaan RI ini. Antara lain, lomba balap karung, tangkap belut, memasukan pensil kedalam botol, makan kerupuk, balap karung dan lomba tendang bola plastik dengan muka ditutup corong serta gebuk bantal.

Lomba gebuk bantal mampu membuat suasana meriah. Para peserta saling beradu menjatuhkan satu sama lainnya dengan menggebukkan bantal. Mereka duduk pada bambu yang terpasang di atas sawah.
Tak jarang, justru dua peserta yang saling beradu sama-sama nyungsep ke sawah hingga berlumuran lumpur. Peserta yang kepayahan mengikuti lomba jadi hiburan hingga membuat gelak tawa warga yang menyaksikan.
Baca Juga : Lomba HUT Kemerdekaan RI ke-78 KORPRI di Kota Kediri
Menurut Ketua Umum RSTN Heru Wijaya, lomba agustusan sebagai bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi. Tidak hanya sesama relawan RSTN, tetapi juga personil TNI – Polri serta masyarakat.
“Kami murni relawan yang bergerak di bidang sosiial kemersyarakatan, perekat kebhinekaan dan tidak membeda -bedakan golomgan, suku bangsa dan agama, demi menjaga NKRI,” tegas Heru.
RSTN merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang membantu sesama tanpa unsur politik. Lembaga ini juga membantu kerja Polri,
“Peran relawan harkamtibmas menitik beratkan akan terciptanya Harkamtibmas. Sehingga, semua saudara kita bisa menyelesaikan masalah dengan musyawarah dan mufakat,” tegasnya.
Untuk diketahui, relawan RTSN kini berjumlah lebih dari 340 orang yang tersebar diberbagai daerah di tanah air. Paling banyak mereka berada di wilayah Jawa Timur. [nm/ted]






