Pasuruan (beritajatim.com) – RSNU Pasuruan kini hadir sebagai fasilitas kesehatan tipe D yang didukung oleh jajaran dokter spesialis serta teknologi medis mutakhir. Rumah sakit ini diproyeksikan menjadi pusat layanan kesehatan baru yang unggul dalam penanganan trauma serta kesehatan ibu dan anak.
Gedung ini telah dilengkapi dengan 52 tempat tidur serta fasilitas operatif yang menggunakan teknologi Modular Operating Theatre (MOT). Direktur RS NU Pasuruan, dr. R. Ngt. Tuffaillah MN, menjelaskan bahwa beragam poliklinik spesialis dan alat radiologi canggih sudah siap digunakan.
“Kami menyediakan layanan intensif dengan teknologi MOT serta radiologi lengkap, dan dalam waktu dekat juga ada CT scan untuk memperkuat Trauma Center,” ujar dr. Tuffaillah.
Mengenai jadwal operasional, manajemen menargetkan pintu pelayanan bagi pasien umum akan dibuka secara resmi dalam waktu dekat. Persiapan akhir terus dimatangkan agar seluruh sistem dapat berfungsi optimal sebelum memasuki momen bulan suci bagi umat Islam.
“Insyaallah setelah launching ini, sebelum Ramadan kami sudah siap melayani masyarakat di Pasuruan dan sekitarnya,” tambahnya.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turut hadir untuk memberikan restu dan apresiasi atas selesainya pembangunan gedung medis tersebut. Ia memandang kehadiran rumah sakit ini sebagai langkah nyata dalam mempersempit kesenjangan akses kesehatan bagi warga di pedesaan.
Khofifah berharap kualitas pelayanan yang diberikan nantinya dapat menyentuh masyarakat hingga lapisan yang paling bawah secara merata. Harapan besar tersebut ditekankan agar misi kemanusiaan organisasi dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh seluruh lapisan warga.
“Harapannya adalah cakupan layanan kesehatan berkualitas itu makin merata, makin bisa terjangkau dan dijangkau oleh masyarakat di lini paling bawah,” tutur Khofifah. (ada/but)






