Surabaya (beritajatim.com) – Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong Hewan (RPH) Surya Kota Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho menjamin sapi kurban yang dipotong bebas dari penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) ataupun Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hingga saat ini, tidak ada temuan LSD dan PMK pada hewan kurban sapi.
Dia mengatakan, hewan kurban itu sudah dilakukan pengecekan sebelumnya di peternakan. Sehingga hewan kurban yang ada di RPH sudah layak potong
“Gejala klinis tidak ditemukan dengan adanya pengecekan dr awal di peternakan sehat. Karena untuk kurban pertama memang harus sehat, tidak cacat, tidak kurus, jantan dan layak untuk dipotong,” ujar Fajar, Selasa (27/6/2023).
Fajar menyampaikan tercatat sebanyak 115 yang telah mendaftar untuk melakukan pemotongan hewan kurban di RPH untuk Hari Raya Idul Adha 2023. Ia juga memastikan jasa potong kurban moyaritas untuk masyarakat Surabaya.
Baca Juga:
DKPP Surabaya Gandeng FK Unair, Pastikan Hewan Kurban Aman dari PMK dan LSD
“Dengan mayoritas jasa potong di Surabaya, Yang mendaftar potong sebanyak 115 dan belum final karna banyak instansi, dinas dan partai biasanya injury time. Ini moyaritas melayani masyarakat Surabaya,” katanya.
Pihaknya juga telah menyiapkan total jasa pemotongan sebanyak 4 orang. Tetapi dibantu dengan mahasiswa 15 orang.
Tak hanya, sebelum pemotongan di Hari Idul Adha, RPH Surabaya juga memberikan vitamin kesehatan untuk hewan kurban.
Baca Juga:
RPH Surabaya dan DMI Terbitkan Voucher Hewan Kurban
“Kita berikan treatment suplemen, vitamin dan makanan terbaik selama menjelang hari raya,” katanya.
Lebih lanjut Fajar menyebut bahwa pendaftaran pemotongan hewan kurban tidak menutup kemungkinan akan bertambah. Pihaknya pun melayani pemotongan itu mulai tanggal 28-29 Juni 2023. [asg/beq]






