Ngawi (beritajatim.com) – Kecelakaan tunggal melibatkan mobil rombongan pemudik asal Cilegon terjadi di ruas jalan tol wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (17/3/2026). Insiden yang diduga akibat pengemudi mengantuk ini mengakibatkan delapan orang menjadi korban, satu di antaranya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis.
Peristiwa tersebut terjadi di kilometer 560, tepatnya di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren. Seluruh korban yang merupakan satu keluarga pemudik dengan tujuan Malang langsung dilarikan ke Rumah Sakit Widodo Ngawi sekitar pukul 08.00 WIB.
Para korban mengalami luka di bagian kepala dan kaki setelah kendaraan yang mereka tumpangi oleng dan menabrak pagar pembatas jalan tol. Kondisi mobil dilaporkan ringsek parah di bagian depan, sementara pagar pembatas tol juga mengalami kerusakan cukup serius.
Petugas dari Jasa Marga bersama kepolisian segera melakukan evakuasi kendaraan guna menghindari kemacetan serta mengamankan lokasi kejadian.
Dari total delapan korban, satu penumpang bernama Fathin Khoiriyyah (26), warga Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, dinyatakan meninggal dunia saat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Sementara itu, pengemudi kendaraan, Abudzhar Al Badawi (30), yang juga berasal dari alamat yang sama, diduga mengalami kelelahan hingga mengantuk saat berkendara dari arah Solo menuju Surabaya.
Salah satu korban selamat, Atia Amania, menyebut kendaraan tiba-tiba oleng sebelum menabrak pembatas jalan. Dugaan sementara, pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, IPTU Agus Harianto, membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut.
“Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis, namun satu di antaranya meninggal dunia dalam perawatan,” katanya.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi untuk penyelidikan lebih lanjut. [fiq/beq]






