Sumenep (beritajatim.com) – Ribuan kader PMII Sumenep turun jalan, buntut pemberitaan salah satu media online yang dianggap mencemarkan nama baik PMII.
Berita berjudul ‘Breaking News, Terlibat Pencurian, Dua Aktivis PMII Sumenep Ditangkap Tim Resmob Polres Sumenep’ dinilai sebagai berita hoax yang tidak berdasar.
Massa aksi bahkan mendesak polisi agar segera meringkus pembuat berita hoaks yang dianggap mencemarkan nama baik organisasi. “Kami minta polisi segera menangkap penulis berita yang telah mencemarkan nama baik PMII,” kata korlap aksi, Ainul Yaqin.
[berita-terkait number=”5″ tag=”PMII”]
Ia mendesak aparat kepolisian menuntaskan kasus dugaan pencemaran nama baik itu, seperti yang telah dilaporkan secara resmi ke Polres Sumenep pada Senin (31/01/2022). “Kami minta polisi tidak tebang pilih dalam menindaklanjuti kasus hukum. Harus diproses sesuai aturan yang ada. Kami juga meminta agar polisi segera menangkap ,” tandas Ainul Yaqin.
Ia memberi waktu 2×24 jam kepada aparat Polres Sumenep. Apabila tidak ditindaklannjuti, ia mengaku akan melakukan aksi yang lebih besar lagi. “PMII Sumenep telah berkoordinasi dengan PKC PMII Jawa Timur dan PB PMII di Jakarta. Jika kurun waktu yang telah diminta belum juga ditindaklanjuti, aksi besar-besaran akan terjadi di Sumenep,” tandasnya. (tem/kun)






