Lamongan (beritajatim.com) – Ribuan jamaah majelis dzikir Al Khidmah Kabupaten Lamongan mengetuk pintu langit dengan menggelar dzikir bersama demi kejayaan kabupaten tercinta yang kini telah berusia 455 tahun. Dzikir tersebut dikumandangkan di Alun-Alun Kabupaten Lamongan.
Menanggapi hal ini, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa kegiatan dzikir bersama ini masuk dalam rangkaian peringatan HJL ke-455. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan spirit dan energi untuk terus melakukan pembangunan berkelanjutan sehingga terwujud kejayaan Lamongan yang berkeadilan.
“Alhamdulillah, kita semua bisa berkumpul dan melaksanakan dzikir untuk berharap kejayaan di Lamongan. Momen ini mari kita jadikan spirit untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” kata Bupati Yuhronur, ditulis Selasa (4/6/2024).
Bupati Yuhronur menilai bahwa dzikir bersama merupakan salah satu bentuk pembangunan non fisik di Kabupaten Lamongan. Sehingga dengan menggencarkan pembangunan non fisik itu, akan mendukung pembangunan fisik di Kabupaten Lamongan.
Orang nomor satu di Lamongan itu menambahkan, Kabupaten Lamongan sudah berhasil membawa tren positif dalam pembangunan di usianya yang telah menginjak 455 tahun. Angka kemiskinan terus mengalami penurunan. Tahun 2023 tercatat menempati angka 12,42 persen dari angka 12,53 persen di tahun 2022.
Indeks pembangunan manusia (IPM) juga terus melejit di angka 74,53 persen. Tak hanya itu, di bidang pembangun fisik juga mengalami peningkatan. Hal tersebut dapat dilihat dari indeks kepuasan layanan infrastruktur (IKLI) tahun 2023 yang menempati angka 79,44, dari sebelumnya di angka 77,89 pada tahun 2022.
Lebih lanjut, Yuhronur menekankan bahwa pihaknya akan melanjutkan pembangunan dengan menjalin kolaborasi bersama seluruh pihak. Melalui kolaborasi itu, maka tidak hanya kecepatan waktu yang bisa diperoleh, melainkan juga kualitas dari pembangunan.
“Capaian yang telah didapatkan pasti akan terus dipertahankan dan ditingkatkan. Karena memang cita-cita Pemerintah Kabupaten Lamongan ialah menumbuhkan perekonomian masyarakat, melakukan pembangunan yang merata, hingga menciptakan masyarakat yang harmonis,” tandasnya.[riq/ian]






