Mojokerto (beritajatim.com) — Kecelakaan tunggal terjadi di jalur wisata Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (11/7/2026) sore. Sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S 2983 VK terperosok dan terjun ke jurang sedalam sekitar lima meter di Dusun Pacet Selatan, Desa Pacet, Kecamatan Pacet.
Dalam kejadian yang berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB tersebut, dua remaja yang berada di atas sepeda motor mengalami luka serius. Keduanya kemudian dievakuasi oleh warga dan relawan sebelum dilarikan ke RSUD Sumberglagah untuk mendapatkan perawatan.
Korban diketahui bernama Mochammad Hamid Hidayatulloh (19), warga Dusun Clanggap, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, dan Reva Wahyu Febrylian (18), warga Lingkungan Balongkrai, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.
Saksi mata di lokasi, Sutrisno, menyebut kecelakaan diduga terjadi karena sepeda motor mengalami rem blong saat melintas di jalur menurun dari arah kawasan wisata Tegal Kelopo menuju Pacet.
“Diduga remnya blong. Dari arah Tegal Kelopo jalannya turunan panjang, curam, dan banyak tikungan,” ungkapnya.
Masih kata Sutrisno, diduga korban tidak bisa mengendalikan laju sepeda motor sehingga masuk ke dasar jurang dan menghantam bebatuan. Benturan tersebut membuat kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Sementara itu, pengendara mengalami luka cukup berat.
“Yang membonceng mengalami pendarahan pada bagian mulut, sementara yang dibonceng, seorang perempuan ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan luka benjolan di kepala. Warga yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan,” katanya.
Proses evakuasi berlangsung dengan melibatkan relawan karena posisi korban berada di dasar jurang. Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Sumberglagah, Kecamatan Pacet, untuk mendapat penanganan medis.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut. Dugaan awal menyebutkan kecelakaan terjadi akibat gangguan pada sistem pengereman, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan. [tin/kun]






