Blitar (beritajatim.com) – Ribuan calon jemaah haji Kabupaten Blitar belum melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1445 H/2024 M. Padahal, waktu pelunasan Bipih kurang 21 hari.
Jabatan Fungsional Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Blitar, Khayatul Mahki mengungkapkan, hingga hari ini baru ada 163 orang calon jemaah haji berhak berangkat yang telah melakukan pelunasan Bipih. Sementara jumlah total jemaah Kabupaten Blitar yang berhak berangkat tahun ini sebanyal 1.165 orang.
“Yang sudah melakukan pelunasan per hari ini 163 orang, dari total pendaftar sekitar 1.165 orang,” kata Khayatul Mahki, Selasa (23/1/2024).
Sebagai catatan, pelunasan biaya haji tahap satu ini dilaksanakan mulai 10 Januari 2024 hingga 12 Februari 2024 mendatang. Sementara untuk tahap dua, pelunasan akan dilaksanakan pada tanggal 5-26 Maret 2024 mendatang.
Meski angka pelunasan biaya haji masih rendah namun Kementerian Agama Kabupaten Blitar masih optimis seluruh calon haji bakal melunasi biaya tepat waktu.
“Insya Allah dalam waktu dekat ini angka pelunasan hajinya akan meningkat drastis,” tegasnya.
Keterlambatan pelunasan biaya haji ini, disebut Kemenag Blitar sebagai imbas dari penuhnya server yang digunakan untuk menampung hasil status istito’ah dari calon jemaah haji. Hal itu terjadi, karena mayoritas jemaah calon haji melakukan panguploan hasil istito’ah secara bersama-sama.
Kondisi itu pun membuat server menjadi lemot. Imbasnya para calon jemaah haji belum bisa dinyatakan lolos untuk melakukan pelunasan Bipih 2024.
“Ini kan beberapa jemaah haji masih harus melakukan tes kesehatan atau istito’ah, dan ditambah lagi saat ini server yang di pusat itu lagi lemot,” tegasnya. (owi/beq)






