Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji menyebut revitalisasi saluran Simohilir bakal kurangi genangan saat intensitas hujan tinggi di wilayah setempat.
Cak Ji sapaan lekat Armuji mengatakan, dia sering mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa dalam beberapa tahun terakhir jalan kampung seringkali tergenang karena intensitas tinggi. Apalagi, saat banjir rob datang.
“Kita bangun pintu air untuk mengontrol jalannya air. Sementara kerja rumah pompa akan dioptimalkan sehingga durasi genangan bisa lebih cepat,” kata Cak Ji usai sidak di Simohilir Barat, Selasa (24/1/2023).
Dalam sidak yang dilakukan Cak Ji di Simohilir barat kelurahan simomulyo baru kecamatan sukomanunggal memastikan pengerjaan agar dapat dikebut.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkot-surabaya”]
Cak Ji juga mengarahkan agar DSDABM berkoordinasi dengan camat, lurah untuk melakukan percepatan pembangunan seperti kendala pipa PDAM, jaringan kabel listrik dan utilitas. “Pemkot Surabaya bercita-cita agar kampung di sekitar aliran saluran Simohilir Barat dapat bebas dari genangan saat curah hujan tinggi,” kata politisi kawakan PDIP Surabaya ini.
Selain itu, Cak Ji menyatakan bahwa penanganan banjir di Kota Surabaya tetap menjadi prioritas pembangunan di tahun 2023.
Salah satu kebijakan Pemkot Surabaya dalam penanganan banjir di Tahun 2022 yakni mengurangi titik genangan di sejumlah wilayah Kota Pahlawan. “Tahun 2023, pemkot Surabaya juga meningkatkan anggaran drainase dari tahun 2002 sebesar Rp541 miliar menjadi Rp867 miliar,” kata mantan Ketua DPRD Surabaya ini.
Cak Ji merinci anggaran tersebut terbagi dalam sub kegiatan operasi dan pemeliharaan drainase, rehabilitasi saluran drainase perkotaan dan pembangunan sistem drainase. “Penanganan terhadap sistem drainase perkotaan dilakukan secara berkelanjutan dan menyeluruh menyusul beban saluran semakin berat seiring bertambahnya jumlah penduduk dan pesatnya pembangunan,” pungkasnya.[asg/kun]






