Surabaya (betitajatim.com) — Akhir pekan ini Surabaya menjadi saksi perhelatan istimewa. Universitas Kristen Petra (UK Petra) melalui Office of Institutional Advancement (OIA) bekerja sama dengan Royal Residence menggelar “PCU Family Homecoming: Petra x Royal Residence Wellness Weekend” pada Sabtu–Minggu, 20–21 September 2025.
Tidak hanya sebagai ajang reuni alumni, kegiatan ini hadir membawa pesan kebersamaan, kesehatan, dan kontribusi nyata untuk masyarakat.
Hari pertama, Sabtu (20/9) pukul 08.00 WIB, dibuka dengan program “Petra x Royal Residence Healthy Hub”. Agenda ini berfokus pada edukasi kesehatan masyarakat, terutama pencegahan stunting yang masih menjadi isu penting di Indonesia.
Melalui kegiatan bakti sosial dan penyuluhan, dosen-dosen PCU memberikan materi dengan cara yang interaktif. Metode permainan dipakai untuk membantu orang tua memahami pentingnya menu sehat yang mudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak pun diajarkan menjaga kesehatan gigi sejak dini melalui simulasi menyikat gigi yang benar.
Ketua TP PKK Surabaya, Rini Indriyani, S.Farm., Apt., membuka secara resmi kegiatan ini. Layanan pemeriksaan kesehatan gratis diberikan kepada seluruh warga oleh tenaga medis profesional dari Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi UK Petra.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, turut hadir mendukung. Ia menekankan pentingnya gotong royong sebagai fondasi kekuatan kota.
“Kegiatan hari ini bisa jadi contoh pergerakan bersama, karena ketika kita bersama dengan gotong royong, di situlah kekuatan sejatinya Kota Surabaya. Insyaallah, jika kita berbuat kebaikan dan saling membantu sesama, Kota Surabaya akan diberkati Tuhan dan menjadi sejahtera,” ujar Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadisaat menghadiri hari pertama PCU Family Homecoming: Petra x Royal Residence Wellness Weekend, Sabtu (20/9/2025).
Momentum kebersamaan pun akan berlanjut di hari Minggu (21/9) pukul 05.30 WIB dengan “Petra Run x Royal Residence – Miles to Go, Life to Grow”. Lebih dari 1.000 peserta, mulai dari alumni UK Petra hingga warga Royal Residence, mengikuti jalan sehat sejauh 3 km dan lari sejauh 5 km.
Rute yang dipilih ini menyimpan makna simbolis.
Peserta melewati lokasi pembangunan Rumah Sakit Petra, sebuah visi masa depan UK Petra, serta melintasi enam rumah ibadah berbeda agama—Buddha, Hindu, Islam, Katolik, Kristen Protestan, dan Konghucu—yang berdiri berdampingan tanpa pagar. Pemandangan ini menegaskan harmoni keberagaman yang tumbuh di Surabaya Barat.
Selain berolahraga, peserta juga dimanjakan dengan bazar UMKM, spot foto kreatif, hingga ruang interaksi keluarga. Suasana penuh keceriaan menciptakan pengalaman yang lebih dari sekadar reuni.
Ketua panitia, Glori Puteri Maharani Agung, menyebutkan bahwa acara ini menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-64 UK Petra.
“Kami ingin kegiatan ini berdampak nyata, dari kesehatan masyarakat hingga penguatan UMKM. Sinergi ini diharapkan bisa ikut membangun Surabaya sebagai kota yang inovatif dan guyub,” ungkapnya.
Dukungan juga datang dari Royal Residence, di bawah PT Bhakti Tamara. Menurut Manager Marketing, Dina Ariyanti, kegiatan ini sejalan dengan gerakan Kampung Pancasila.
“Kami berharap nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup dalam keseharian, agar tercipta toleransi, kerukunan, dan semangat gotong royong,” ujarnya. (fyi/ted)






