Ringkasan Berita:
- Dompet Dhuafa Jawa Timur menyalurkan 390 hewan kurban setara domba/kambing ke 13 wilayah di Jawa Timur pada Iduladha 1447 Hijriah.
- Desa Jepang, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro menerima 70 ekor hewan kurban, jumlah terbanyak yang pernah diterima desa tersebut.
- Program Tebar Hewan Kurban 2026 menargetkan distribusi hingga 1.500 hewan kurban setara doka sampai Hari Tasyrik ketiga.
Bojonegoro (beritajatim.com) – Gema takbir Iduladha 1447 Hijriah masih menggema saat matahari mulai menampakkan sinarnya di ufuk timur Pulau Jawa, Rabu (27/5/2026). Suasana sejuk pedesaan menyelimuti Dusun Jepang, Desa/Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, ketika ratusan warga bersiap melaksanakan program Tebar Hewan Kurban (THK) 2026 bersama Dompet Dhuafa Jawa Timur.
Desa yang berada di kawasan perbukitan sekitar 60 kilometer dari Kota Madiun itu menjadi salah satu titik distribusi kurban terbesar tahun ini. Sejak pagi, warga bergotong royong mempersiapkan lokasi penyembelihan hewan kurban. Sebagian menggali lubang untuk menampung darah hewan kurban, sementara lainnya merakit tiang kayu sebagai sarana penyembelihan.
Di tengah kesibukan tersebut, aroma kopi hitam dan ubi panas menemani aktivitas warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani. Semangat kebersamaan semakin terasa ketika puluhan domba dan kambing yang akan disembelih telah disiapkan di bawah rindangnya pohon bambu.
“Ini hari yang istimewa bagi kami. Rekor ada kurban terbanyak di desa kami. Dari yang sebelumnya hanya 5, 10, sampai 20 ekor saja, hari ini Dompet Dhuafa memberikan hewan kurban sampai 70 ekor. Terima kasih sebesar-besarnya Dompet Dhuafa,” ungkap Jumadi, salah satu warga Desa Jepang penerima manfaat THK 2026.
Prosesi penyembelihan berlangsung khidmat. Setelah disembelih, hewan kurban dipotong secara gotong royong oleh warga. Daging kemudian ditimbang masing-masing sekitar 2 kilogram dan dikemas rapi menggunakan besek rotan serta daun jati sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
Program kurban tersebut memberikan manfaat luas bagi warga sekitar. Sedikitnya 270 keluarga di Desa Jepang menerima daging kurban yang dibagikan secara merata.
“Bersyukur bukan main, sekitar 270 keluarga di Desa Jepang mendapatkan daging kurban dan akan dibagi rata semua. Bukan hanya di sini, tapi akan kami bagikan juga kepada ratusan keluarga di desa lain sekitar sini,” ujar M. Miran, tokoh masyarakat setempat.
Secara keseluruhan, Dompet Dhuafa Jawa Timur mendistribusikan 390 hewan kurban setara domba dan kambing pada Hari Raya Iduladha 2026. Distribusi tersebut menjangkau 13 wilayah di Jawa Timur, termasuk daerah-daerah yang membutuhkan akses terhadap daging kurban.
Arief dari Tim Dompet Dhuafa Jawa Timur menjelaskan bahwa program THK tahun ini tidak hanya berlangsung di Bojonegoro, tetapi juga menyasar berbagai kota dan kabupaten lainnya.

“Hingga hari ini, Dompet Dhuafa Jawa Timur mencatat dari data yang masuk, sementara sudah ada 390 hewan kurban setara doka yang tersebar distribusinya ke 13 wilayah di Jawa Timur. Selain Bojonegoro, THK juga hadir di Surabaya, Situbondo, Tuban, Mojokerto, Madiun, Ponorogo, Pacitan, Banyuwangi, Jember, Gresik, Madura, hingga Sumenep. Insyaallah hingga Hari Tasyrik ketiga, kurban kita distribusikan sebanyak 1.500 doka,” jelasnya.
Program Tebar Hewan Kurban merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak, mulai dari amil, peternak, donatur, perusahaan, lembaga keuangan, komunitas, kurir, hingga masyarakat penerima manfaat.
Sinergi tersebut menjadikan kurban tidak sekadar ibadah tahunan, melainkan gerakan sosial yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat di pelosok daerah maupun wilayah terdampak bencana.
Melalui program THK: Kurban The Series 2026, Dompet Dhuafa berupaya mempermudah masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban sekaligus memperluas manfaatnya kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Indonesia. [suf]






