Magetan (beritajatim.com) – Soto di Magetan ini kondang dengan nama Soto Penjara. Pun, nama warung soto ini adalah Soto Ayam Pak Tarom. Kondang dengan nama Soto Penjara karena lokasinya ada di dekat Rumah Tahanan (Rutan) Magetan. Tepatnya di sebelah timur bangunan yang dihuni para narapidana tersebut.
Soto Penjara ini berbatasan langsung dengan tembok rutan, hanya ada jalan kelurahan diantara warung soto dan bangunan tembok rutan. Tepatnya di Jalan Merapi, RT 03 RW 01, Dusun/Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Magetan.
Soto Ayam Pak Tarom ini cukup populer di kalangan masyarakat Magetan. Terlebih letaknya yang berada di tengah kota, membuat pelanggan Soto Penjara jadi beragam. Mulai aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI dan Polri serta masyarakat setempat. Bahkan, beberapa kali Soto Penjara sempat dibooking oleh beberapa instansi untuk melayani prasmanan.
Tak heran, rasa khas soto ayam Pak Tarom ini cocok sekali di lidah masyarakat Magetan. Kuah bening nan gurih, di dalam soto ada suwiran ayam, irisan telur ayam, irisan kubis, capar atau tauge, irisan seledri, koya, ditambah nasi hangat.
Heri Irawan, salah seorang pengunjung bercerita jika Soto Ayam Pak Tarom memang cukup kondang sejak beberapa tahun silam. Selain rasa gurihnya soto, ada pula sundukan jeroan ayam, telur asin, tempe goreng, hingga kerupuk yang jadi teman makan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kuliner”]
“Sotonya enak. Harganya terjangkau. Cocok untuk sarapan hingga makan siang. Yang khas itu ada koyanya. Soto main seger kalau ditambah perasan jeruk nipis yang udah disediakan,” katanya.
Per porsi, soto seharga Rp13.000. Bisa tambah dengan lauk pelangkap lain mulai Rp2.000 hingga Rp3.500. Minumannya seharga Rp4.000 hingga Rp.5000.
Soto Ayam Pak Tarom buka mulai hari Senin hingga Sabtu pukul 06.00 WIB hingga 13.00 WIB. Hari Minggu tutup. [fiq/but]






