Surabaya (beritajatim.com) – Bagi mereka yang hobi menonton film di situasi pandemi ini, topik mengenai pisikologi dan kesehatan metal patut untuk dijadikan daftar tunggu. Sebab, selain menjaaga kesehatan fisik, mencoba untuk terus waras dan menjaga mental tetap sehat pun perlu dilakukan. Lebih-lebih di masa pandemi ketika banyak tekanan yang datang pada mental kita.
Pun berbagai permasalahan dalam kehidupan pada umumnya disebabkan oleh faktor pisikologis. Namun, banyak orang yang belum menyadari hal tersebut. Film yang bertema psikologi selalu menjadi tema yang sangat menarik untuk dibahas, biasanya film psikologi menggambarkan Likaliku kehidupan yang juga dialami para penonton, maka dari itu tidak sedikit orang menduakan film yang berthema psikologi.
Permasalahan kehidupan sehari-hari juga biasanya akan mendapatkan ilmu dari film walaupun tidak sepenuhnya akan ditiru tapi cerminan baik bisa menjadi pandangan baru bagi mereka yang sedang galau. Banyak sekali film yang berthema pisikologi yang dapat kita nikmati sekaligus dapat kita pelajari, diantaranya simak berikut Ini.
Dancing in the Rain
Film ini dirilis pada tahun 2018 disutradarai oleh Rudi Aryanto dan penulis skenario Tisa Ts, Film ini berthema tentang keluarga dan mengangkat kisah Bayu, di mana sosok Bayu merupakan seorang remaja sebatangkara yang ditinggalkan oleh kedua orang tuanya dan dibesarkan oleh nenek nya.
Seiring Bayu bertambah usia, neneknya menemukan ada yang berbeda dengan perilakunya. Ternyata setelah menjalani perawatan pisikolog, Bayu didiagnosa menderita spektrum autisme, Dan akhirnya Bayu sangat sulit berinteraksi dengan lingkungannya.
Fiksi
Selanjutnya film yang berjudul fiksi yang bercerita tentang kisah kehidupan di rumah Susun di Jakarta, Dan sudut pandang film ini dilihat dari mata seorang perempuan penuh fantasi ber kecenderungan psikopat yang sedang Terobsesi oleh cinta hingga melakukan apa saja untuk mendapatkan cintanya tersebut bahkan bisa menyakiti dan membunuh siapa pun.
Nona
Dan yang ketiga adalah film nona, film ini bercerita tentang perjalanan seorang wanita yang bernama nona. Iya pergi ke Azerbaijan untuk menghadapi ketakutannya setengah kehilangan sosok sahabatnya. Tinggal akhirnya nona putus asa dan hampir bunuh diri.
Itulah ketiga film Indonesia yang direkomendasi dengan berthema psikologi yang wajib ditonton, selain banyak pelajaran hidup film ini juga bisa menjadi hiburan disituasi pandemi. (ptr/tur)






