Surabaya (beritajatim.com) – Video berisi gebrakan reformasi birokrasi Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) dalam mempercepat regulasi pelayanan viral di media sosial. Video yang diunggah di sejumlah platform media sosial itu mendapat respon positif dari masyarakat.
Banyak yang mendukung kerja keras anak Sekretaris Kabinet Pramono Anung ini dalam mendobrak kekakuan birokrasi yang selama ini menjadi hambatan. Dalam video itu, Mas Dhito secara tegas meminta setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menggenjot pelayanan masyarakat melalui media sosial yang harus standby 24 jam.
“Kalau seremonial, hapuskan saja, enggak usah! Begitu ditelepon masyarakat, dikirimi pesan sama masyarakat semua wajib membalas,” kata Mas Dhito dalam sebuah video yang diunggah akun Facebook KataKita pada Selasa 26 Juli 2022.
Video itu pun viral dan mendapat banyak respon netizen. “Karena selama ini bupati sebelumnya nggak ngapa-ngapain, generasi tua yang buta digital. Sekarang Mas Dhito membenahi semua dari nol, termasuk birokrasi yang dulu berjalan lamban di Kediri,” ujar akun Agung Ardiana Wongstill di kolom komentar.
Tak hanya pujian, netizen juga mendorong agar pria berumur 28 tahun itu maju menjadi Gubernur Jawa Timur periode mendatang. “Yeayyy Mas Dhito sangat cocok untuk menjadi gubernur selanjutnya. Ayo semangat Mas Dhito,” tulis akun Zacky Hamzah.
“Munggah Jawa Timur itu Solusi Mas Ditho.. Wis wayah e Birokrasi sembuh….!!!” kata akun Den Ario dalam kolom komentar.
Di laman Instagram, pegiat media sosial Gus Raharjo juga menuliskan kekagumannya pada sosok Mas Dhito. “Bahagialah warga Kabupaten Kediri, bupatimu sudah bekerja dengan baik dan benar. Calon Gubernur Jatim cocok kayaknya kalo kerjanya sat set wat wet kayak begini,” tulis akun @gus_raharjo dalam unggahannya di Instagram.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Kediri”]
Pegiat media sosial, Eko Kunthadi mengatakan, Mas Dhito begitu mudah dikenal karena seolah menjadi jawaban keinginan masyarakat luas. “Pemimpin muda yang tegas dan pekerja keras. Nah, itu yang saat ini diinginkan masyarakat dan rasanya itu ada di Mas Dhito,” ujarnya.
Eko menambahkan, Dhito yang mampu memanfaatkan media sosial untuk pelayanan yang mudah, cepat dan murah menjadi nilai plus. Birokrasi kasual yang ditawarkan Mas Dhito menjadi harapan bagi masyarakat dan menumbuhkan optimisme pada pemerintah.
“Akhirnya Mas Dhito dikenal di banyak daerah dan menginginkan ia menjadi pemimpinnya. Terutama di Jawa Timur, dia punya peluang besar untuk maju Jatim. Cocoklah jadi Jatim satu,” tambahnya.
Sementara itu, Pengamat Politik Universitas Islam Kadiri, Zainal Arifin mengatakan peluang Mas Dhito maju dalam pemilihan Gubernur Jatim 2024 mendatang sangatlah besar. Melihat posisinya sebagai bupati dan rekam jejaknya dalam kepemimpinan, secara personal Mas Dhito sangat mungkin untuk naik maju ke level provinsi.
“Saya melihat Mas Dhito peluangnya cukup besar (maju Jatim 1), karena dia masih muda, visi misinya ke depan juga jelas, termasuk dalam penguasaan teknologi,” pungkasnya. [tok/beq]






