London (beritajatim.com) – Reece James mencetak gol debutnya untuk tim nasional Inggris dalam laga kualifikasi Piala Dunia melawan Latvia dini hari tadi. Gol tersebut tercipta lewat eksekusi tendangan bebas pada menit ke-38, dan bek berusia 25 tahun itu tampil sebagai starter di pertandingan tersebut. Namun, alih-alih merayakan, kapten Chelsea itu justru menunjukkan reaksi yang sangat dingin.
Sikap James yang tidak melakukan selebrasi langsung menjadi viral di media sosial. Banyak yang berspekulasi bahwa ada pesan tersirat di balik keputusannya untuk tidak bergembira, sementara rekan-rekan setimnya larut dalam euforia.
“Aku kaget itu (sepakan bebas, Red) jadi gol. Tetapi, ketika aku menyaksikan tayangan ulangnya, memang kiper akan kesulitan menghalaunya,” ujar James kepada ITV Football.
James tampaknya menahan diri untuk tidak terlalu larut dalam kegembiraan karena perjalanan kariernya yang penuh dengan cedera dalam beberapa tahun terakhir. Sebelum kembali dimainkan melawan Albania, ia terakhir kali membela Inggris saat menghadapi Jerman di UEFA Nations League pada 26 September 2022.
Sejak saat itu, James lebih banyak menghabiskan waktu dalam masa pemulihan akibat berbagai cedera. Tercatat, ia harus menepi selama total 361 hari karena cedera lutut, hamstring, dan paha, belum termasuk proses pemulihan fisik setelah cedera.
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, tetap memberikan dukungan penuh kepada James dan memuji kualitasnya meskipun sang pemain masih dalam tahap pemulihan performa terbaiknya.
“Aku tahu kualitas Reecey (sapaan James, Red) dan aku tidak cemas dengan kondisinya saat ini. Dia layak berbahagia (dengan situasi saat ini, Red),” ujar Tuchel. [dio/beq]






