Ponorogo (Beritajatim.com) – Ratusan orang yang ingin melamar pekerjaan, memadati halaman SMK Kesehatan Bina Karya Medika Ponorogo. Sekolah itu, kebetulan mengadakan acara Job Fair.
Acara Job Fair ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menghubungkan siswa dan masyarakat luas dengan dunia kerja. Sebagai sekolah pusat unggulan yang mendapat kepercayaan dari Direktorat Jendral Kementerian Pendidikan, SMK Kesehatan Bina Karya Medika menggandeng Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ponorogo dan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) dalam penyelenggaraan acara ini.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah turut membantu menyukseskan acara ini, secara khusus kepada Disnaker Ponorogo dan DUDI yang telah memberikan arahan. Sehingga kami dapat menyelenggarakan Job Fair dengan lancar,” kata Kepala Sekolah SMK Kesehatan Bina Karya Medika, Devita Sari, Rabu (02/10/2024).
Acara ini sukses menarik minat masyarakat luas, dengan lebih dari 500 orang hadir untuk melamar pekerjaan. Terdapat puluhan lowongan pekerjaan dari berbagai sektor yang tersedia di Job Fair ini. Baik di bidang kesehatan maupun industri lainnya. Namun, hanya pelamar yang memenuhi kualifikasi yang dapat diterima.
Sebagai bagian dari SMK kesehatan yang peduli akan kesehatan masyarakat, pihak sekolah juga menyediakan stand khusus untuk cek kesehatan gratis.
Menariknya, pelayanan ini dioperasikan langsung oleh siswa-siswi SMK Kesehatan Bina Karya Medika, sebagai bentuk praktik nyata dari ilmu yang mereka pelajari di sekolah. “Kami juga buka stand khusus untuk cek kesehatan gratis,” katanya.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Ponorogo untuk menyediakan tempat donor darah bagi para pengunjung. Kegiatan donor darah ini diadakan sebagai bentuk kepedulian terhadap banyaknya pasien yang membutuhkan transfusi darah di rumah sakit.
“Dengan adanya berbagai layanan ini, Job Fair SMK Kesehatan Bina Karya Medika Ponorogo tidak hanya menjadi ajang perekrutan tenaga kerja, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dalam bidang kesehatan,” pungkas Devita. (end/ian)






