Ponorogo (beritajatim.com) – Antusiasme tinggi warga Bumi Reog terlihat dalam ajang olahraga lari RGS FM Ponorogo City Run yang digelar dalam rangka peringatan hari jadi ke-57 salah satu stasiun radio tertua di Ponorogo.
Ratusan peserta dari berbagai kalangan, baik tua maupun muda, laki-laki maupun perempuan, ikut serta dalam ajang yang semakin populer di daerah ini.
RGS FM Ponorogo City Run menghadirkan dua kategori jarak tempuh, yakni 5,7 kilometer dan 10 kilometer. Event ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, termasuk pejabat setempat yang turut ambil bagian dalam lomba.
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menjadi salah satu peserta dalam ajang ini. Ia mengungkapkan bahwa ini adalah event lari pertamanya di Ponorogo, meskipun sebelumnya telah banyak mengikuti event serupa di berbagai kota lain di Indonesia, seperti Jakarta dan beberapa daerah di Kalimantan.
“Ya memang lari hobi saya, setiap event di Jakarta atau tempat lain pasti ikut. Kalau di Ponorogo ya baru pertama kali ini,” ungkap AKBP Andin, Minggu (23/2/2025).
Pada kesempatan ini, AKBP Andin mengikuti kategori 5,7 kilometer dan berhasil menuntaskan dengan waktu tempuh sekitar 26 menit. Ia pun memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan event tersebut.
“Di level Ponorogo ini sudah sangat baik, Polres Ponorogo rencananya setelah lebaran akan ada event lari,” katanya.
Selain AKBP Andin, Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, juga turut serta dalam event ini. Ia melihat bahwa banyak anak muda yang berpartisipasi dalam ajang ini, yang menurutnya merupakan hal positif karena dapat mengurangi aktivitas malam yang kurang produktif.
“Kegiatan yang positif, tadi banyak anak-anak muda ikut. Ini bagus kalau digelar rutin setiap 2 atau 3 bulan sekali,” ujar Dwi Agus.
Direktur RGS FM, Suharno Pringgo, menjelaskan bahwa pemilihan olahraga lari sebagai tema perayaan hari jadi radio bukan tanpa alasan. Tren lari yang semakin berkembang di Ponorogo menjadi inspirasi bagi pihaknya untuk mengadakan event ini.
“Sekarang kan di Ponorogo lagi ngetrend lari, jadi kami ambil tema lari tersebut. Ya harapannya dengan adanya komunitas-komunitas lari tersebut, bisa sering ada event-event lari di Ponorogo dan bisa lebih meriah,” pungkas Suharno. [end/suf]






